Blokade Houthi Mengancam Jalur Minyak Dunia, Kapal Arab Saudi Terpaksa Putar Afrika

Jalur kapal di Bab al-Mandab, Arab Saudi. (Dok. Linkedin/The Maritime)
Jalur kapal di Bab al-Mandab, Arab Saudi. (Dok. Linkedin/The Maritime)

Manyala — Blokade maritim di Laut Merah akibat meningkatnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman mulai berdampak pada rantai pasok minyak dunia.

Sejumlah perusahaan kilang minyak di Asia kini mencari jalur alternatif untuk mengangkut minyak mentah dari pelabuhan Laut Merah milik Arab Saudi melalui Terusan Suez, bahkan harus memutar melewati Benua Afrika.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi setelah kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi.

Pengalihan rute ini menjadi dinamika terbaru dalam perdagangan minyak global di tengah konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang masih berlangsung di kawasan Teluk.

“Kondisi tersebut mendorong kilang-kilang mencari sumber pasokan alternatif maupun menggunakan jalur pengiriman yang berbeda,” tulis Reuters, dikutip Rabu (22/7/2026).

IHSG Bangkit 2,92%, Saham BMRI hingga BBRI Kompak Menguat, Dasco: Pagi yang Cerah

Reuters juga melaporkan bahwa dua kapal tanker yang mengangkut minyak mentah Arab Saudi menuju Asia berbalik arah di Laut Merah pada Selasa setelah muncul ancaman dari Houthi. Pada saat yang sama, jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz kembali menurun pada awal pekan ini.

Para analis dan pengamat industri sebelumnya telah memperingatkan bahwa pengiriman minyak ke arah barat dari pelabuhan Yanbu, Arab Saudi, kini harus melewati Terusan Suez sebelum memutar melalui Tanjung Harapan di Afrika. Perubahan jalur tersebut diperkirakan menambah waktu pelayaran hingga empat minggu dibandingkan rute normal.

Selain memperpanjang waktu tempuh, rute alternatif itu juga dipastikan meningkatkan biaya pengangkutan (freight) serta konsumsi bahan bakar kapal. Dalam kondisi normal, kapal-kapal pengangkut minyak dari Yanbu biasanya berlayar langsung ke timur menuju Laut Arab.

Salah satu kapal yang terdampak adalah kapal berbendera Liberia, Rodos, yang mengangkut minyak mentah dari Yanbu menuju pantai barat India. Berdasarkan data LSEG dan Kpler pada Selasa, kapal tersebut terpantau berbalik arah ke barat dan mengirimkan sinyal tujuan menuju Terusan Suez.

Di sisi lain, perusahaan kilang asal Korea Selatan, Hyundai Oilbank, dilaporkan tengah mencari kapal tanker minyak berkapasitas sangat besar atau very large crude carrier (VLCC) untuk mengangkut minyak dari Yanbu. Hyundai mempertimbangkan penggunaan Terusan Suez maupun jalur pipa SUMED (Suez-Mediterranean Pipeline) yang menghubungkan Laut Merah dengan Laut Mediterania di Mesir sebagai alternatif pengiriman menuju Korea Selatan.

IHSG Bangkit 4,16 Persen ke Level 5.204, Ratusan Saham Menguat

Namun, VLCC yang bermuatan penuh tidak dapat melintasi Terusan Suez karena keterbatasan kedalaman kanal. Untuk mengatasinya, operator kapal biasanya memindahkan sebagian muatan minyak ke pipa SUMED di sisi Laut Merah Mesir sebelum kapal memasuki kanal. Setelah melewati Terusan Suez dengan muatan yang lebih ringan, minyak tersebut kembali dimuat di sisi Laut Mediterania.

Menurut sumber pelayaran, penyewa kapal dapat memilih kombinasi penggunaan pipa SUMED dan Terusan Suez, terutama jika Selat Bab el-Mandeb yang menjadi pintu masuk selatan Laut Merah benar-benar diblokade. Perhitungan biaya tambahan akibat perubahan rute akan dilakukan kemudian. Selama ini, Terusan Suez dan pipa SUMED menjadi jalur utama pengiriman minyak dari Laut Merah menuju Eropa.

“Perubahan perilaku oleh kapal tanker memberi tahu kita bahwa mereka menganggap ancaman tersebut secara serius,” kata Direktur Riset Komoditas Kpler, Matt Smith.

Ia menambahkan bahwa gangguan dari Houthi terjadi pada saat yang sangat penting bagi Arab Saudi.

“Gangguan dari Houthi ini datang di waktu yang sangat krusial bagi Arab Saudi. Pasalnya, volume minyak mentah dan produk olahan Saudi yang melintasi Selat Bab el-Mandeb baru saja mencatatkan rekor tertinggi pada bulan lalu dengan menembus lebih dari 4 juta barel per hari,” tambahnya.

IHSG Anjlok 11%, Dasco Desak OJK dan BEI Berbenah Usai Review MSCI

(tps/sef)

sumber: CNBC

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Fakultas Teknik UNM Gandeng PT Indonav Teknologi Gelar Kuliah Umum, Perkuat Kompetensi Mahasiswa Lewat Teknologi Pemetaan Presisi Tinggi

02

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

03

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

04

Mengintip 10 Bunker Paling Aman di Dunia, dari Swiss hingga Amerika Serikat

05

Pasar Malam BTP Bikin Resah, Tokoh Pemuda Desak Kegiatan 25 September Dibatalkan

06

10 Negara dengan Rata-Rata Ketinggian Tertinggi di Dunia

07

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement