Manyala.co – Pertarungan sengit tersaji di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, saat Bhayangkara FC menjamu PSM Makassar pada lanjutan pekan kedua Super League 2025-2026, Sabtu (16/8/2025). Laga penuh tensi itu akhirnya ditutup dengan hasil imbang 1-1, di mana kedua gol tercipta dari titik putih.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim menunjukkan permainan terbuka. Bhayangkara FC langsung mengancam lebih dahulu di menit ke-6 melalui sundulan Ferrari. Namun peluang tersebut berhasil dimentahkan Victor Luiz yang menjaga lini pertahanan PSM tetap solid. Tidak ingin tertinggal, PSM segera membalas di menit ke-10 lewat aksi Alex Tanque, tetapi tendangannya masih bisa dibaca dengan baik oleh kiper Awan Setho.
Setengah jam pertandingan berjalan, PSM hampir saja membuka keunggulan lewat sepakan Fachrul Aditia yang mengarah ke gawang Bhayangkara. Sayangnya, Awan Setho kembali tampil gemilang dengan refleks penyelamatan. Bhayangkara juga tidak tinggal diam. Pada menit ke-35, Sani Rizky mencoba peruntungan lewat tendangan salto, hanya saja akurasi tendangannya jauh dari sasaran.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Wasit memberikan hadiah penalti kepada PSM Makassar setelah Alex Tanque dijatuhkan di kotak terlarang. Keputusan tersebut sempat ditinjau lewat VAR sebelum akhirnya disahkan. Lucas Dias yang dipercaya menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Juku Eja hingga turun minum.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC juga mendapatkan penalti setelah salah satu pemain PSM melakukan pelanggaran. Wasit kembali menggunakan VAR untuk memastikan insiden tersebut. Ilija Spasojevic yang maju sebagai algojo sukses menggetarkan gawang lawan, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Ketegangan semakin meningkat setelah gelandang Bhayangkara, Moises Wolschick, mendapat kartu merah langsung. Ia kedapatan menyikut pemain PSM hingga memaksa lawannya mendapat perawatan. Tanpa ragu, wasit mengusir Moises dari lapangan, membuat Bhayangkara harus bermain dengan sepuluh orang hingga akhir laga. Meski unggul jumlah pemain, PSM gagal memanfaatkan situasi untuk mencuri kemenangan.
Hasil imbang ini membuat posisi kedua tim masih tertahan di papan tengah klasemen sementara Super League 2025-2026. PSM Makassar kini mengoleksi dua poin dari dua hasil imbang dan berada di peringkat ke-12. Sementara itu, Bhayangkara FC hanya mengemas satu poin dari dua pertandingan dan harus puas duduk di posisi ke-15, tepat di atas zona degradasi.
Agenda selanjutnya, PSM Makassar dijadwalkan melawat ke markas Semen Padang pada Jumat (22/8/2025) pukul 15.30 WIB. Sedangkan Bhayangkara FC akan menjalani laga tandang berat menghadapi Arema FC di hari yang sama. Kedua tim tentu berharap bisa segera mengamankan kemenangan perdana agar tidak semakin terpuruk dalam persaingan panjang musim ini.
































