Fadli Zon Apresiasi Relaksasi Anggaran, Tetap Komit Jalankan Efisiensi di Kementerian Kebudayaan

Fadli Zon Apresiasi Relaksasi Anggaran, Tetap Komit Jalankan Efisiensi di Kementerian Kebudayaan - Fadli Zon - Gambar 1569
Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (dok. Instagram/fadlizon)

Manyala.co – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasinya terhadap langkah relaksasi anggaran yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan sebagai bagian dari kebijakan fiskal terbaru pemerintah. Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu dalam mengoptimalkan program kerja kementeriannya di tengah tantangan pembiayaan.

“Relaksasi ini sangat positif dan tentu sangat membantu pelaksanaan program-program kebudayaan nasional,” ujar Fadli saat ditemui di Jakarta pada Selasa (6/5).

Namun begitu, Fadli menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menerapkan prinsip efisiensi pada beberapa pos anggaran. Ia menyebut bahwa meski ada kelonggaran, bukan berarti penggunaan anggaran dilakukan secara boros.

“Ada titik-titik yang tetap kami tekan efisiensinya. Jadi semangatnya adalah kombinasi antara relaksasi dan efisiensi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa efisiensi sebenarnya sudah dijalankan sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan hingga kini masih relevan. Menurutnya, kementeriannya mampu menyesuaikan dengan strategi pembiayaan alternatif.

Kanwil Kemenkum Babel Pantau Sidang Pelanggaran Notaris

“Dengan pendekatan seperti kolaborasi publik-swasta (PPP), kerja sama dengan BUMN dan para filantropis, efisiensi ini jadi terasa lebih ringan untuk dijalankan,” tambah Fadli.

Langkah relaksasi anggaran ini menyusul keputusan pemerintah untuk membuka blokir anggaran yang sebelumnya ditahan sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Berdasarkan laporan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN Kita edisi April 2025, total dana yang kini dibuka dari blokir mencapai Rp86,6 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah lebih dulu melaporkan penyelesaian pelaksanaan Inpres kepada Presiden Prabowo pada 7 Maret 2025. Dalam laporannya, ia juga meminta restu untuk merealokasi dan memfokuskan kembali anggaran agar sesuai dengan prioritas pemerintah yang lebih tajam dan terukur.

“Dari Rp86,6 triliun tersebut, sekitar Rp33,11 triliun dialokasikan untuk mendukung restrukturisasi 23 kementerian dan lembaga baru dalam Kabinet Merah Putih. Sisanya, Rp53,49 triliun, diberikan ke 76 kementerian/lembaga lainnya,” ungkap Suahasil dalam pernyataannya, Jumat (2/5).

Dengan dibukanya blokir tersebut, belanja kementerian/lembaga mulai menunjukkan percepatan sejak Maret 2025. Realisasi belanja negara tercatat meningkat signifikan dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Kanwil Kemenkum Bali Evaluasi Layanan Hukum di Kabupaten Tabanan

Data Kementerian Keuangan mencatat, belanja K/L yang pada Januari hanya menyentuh angka Rp24,4 triliun, melonjak ke Rp83,6 triliun di Februari. Kemudian pada Maret, jumlahnya melesat drastis menjadi Rp196,1 triliun naik lebih dari 372 persen dibanding bulan sebelumnya.

Situasi ini menjadi angin segar bagi pelaksanaan program-program strategis pemerintah, termasuk di bidang kebudayaan. Meski begitu, Fadli Zon menekankan bahwa kebijakan efisiensi tetap menjadi prinsip kerja utama, demi memastikan setiap rupiah anggaran digunakan seefisien dan setepat mungkin.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom