Manyala.co – Final Liga Champions UEFA musim 2024/2025 akan menyajikan pertarungan menarik antara dua tim dengan gaya bermain berbeda: Paris Saint-Germain dan Inter Milan. Pertandingan puncak ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 1 Juni 2025 pukul 02.00 WIB di Allianz Arena, Munich, Jerman. Laga tersebut akan menjadi salah satu final paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir.
PSG melangkah ke partai final setelah melewati perjalanan berat, terutama dengan menyingkirkan tiga wakil Premier League secara beruntun. Di babak 16 besar, mereka mengeliminasi Liverpool, dilanjutkan dengan menyingkirkan Aston Villa di perempat final. Tiket ke final akhirnya diamankan setelah mengalahkan Arsenal dengan agregat 3-1 di semifinal. Kemenangan 2-1 di leg kedua di Parc des Princes mengukuhkan dominasi tim asuhan Luis Enrique.
Gol kemenangan dalam laga semifinal tersebut dicetak oleh Fabian Ruiz lewat tembakan voli di menit ke-27 dan Achraf Hakimi di menit ke-72. Sempat gagal mengeksekusi penalti, PSG tetap mampu menjaga keunggulan, meski Bukayo Saka sempat memperkecil skor di menit ke-76. Gianluigi Donnarumma tampil sebagai pahlawan dengan sejumlah penyelamatan krusial.
Di sisi lain, Inter Milan harus melalui laga dramatis kontra Barcelona. Dalam dua leg semifinal, Nerazzurri unggul tipis 7-6 secara agregat. Duel di Giuseppe Meazza berakhir dengan skor 4-3 bagi Inter, setelah sebelumnya mereka menahan imbang Barca 3-3 di Camp Nou. Keberhasilan ini membawa Inter ke final Liga Champions untuk ketujuh kalinya sepanjang sejarah klub.
Menariknya, setiap kali Inter tampil di final UCL, mereka selalu berhadapan dengan lawan berbeda. Tercatat lawan mereka di final sebelumnya adalah Real Madrid (1964), Benfica (1965), Celtic (1967), Ajax (1972), Bayern München (2010), Manchester City (2023), dan kini PSG (2025). Dari enam final sebelumnya, Inter berhasil keluar sebagai juara tiga kali, terakhir pada tahun 2010 saat ditangani José Mourinho.
Khusus bagi PSG, ini adalah penampilan kedua mereka di partai puncak Liga Champions. Sebelumnya, pada musim 2019/2020 yang digelar di masa pandemi, Les Parisiens harus mengakui keunggulan Bayern München lewat skor tipis 0-1 di Lisbon.
Menanggapi keberhasilan timnya ke final, Luis Enrique mengungkapkan rasa bangganya. Ia secara berseloroh menanggapi komentar miring yang menyebut Ligue 1 sebagai “liga petani”. Menurutnya, PSG telah membuktikan kualitasnya dengan menumbangkan tiga klub elite Inggris. Ia juga menambahkan bahwa mentalitas dan gaya bermain timnya kini mendapat banyak pujian.
Di luar Liga Champions, PSG saat ini tengah memburu treble winners setelah memastikan gelar Ligue 1 dan menembus final Coupe de France. Mereka menjadi satu-satunya klub Eropa musim ini yang masih berpeluang meraih tiga trofi utama.
Sementara itu, Inter Milan datang ke final dengan catatan performa yang naik-turun di Serie A, namun tetap konsisten di Eropa. Dalam lima laga terakhir, Inter mencatat dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan, termasuk kekalahan mengejutkan 0-3 dari AC Milan.
Head-to-head antara PSG dan Inter di kompetisi resmi Eropa masih belum ada, namun keduanya sudah beberapa kali bertemu di laga persahabatan. Dalam lima pertemuan terakhir, Inter menang tiga kali, sedangkan PSG dua kali. Pertemuan terbaru terjadi pada 1 Agustus 2023, di mana Inter menang 2-1 atas PSG.
Berikut daftar juara Liga Champions sepanjang masa yang menunjukkan dominasi Real Madrid di puncak:
- Real Madrid (15): 1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002, 2014, 2016, 2017, 2018, 2022, 2024
- AC Milan (7): 1963, 1969, 1989, 1990, 1994, 2003, 2007
- Bayern München (6): 1974, 1975, 1976, 2001, 2013, 2020
- Liverpool (6): 1977, 1978, 1981, 1984, 2005, 2019
- Barcelona (5): 1992, 2006, 2009, 2011, 2015
- Ajax (4): 1971, 1972, 1973, 1995
- Inter Milan (3): 1964, 1965, 2010
- Manchester United (3): 1968, 1999, 2008
- Juventus, Benfica, Chelsea, Nottingham Forest, dan Porto masing-masing dengan dua gelar
- Klub-klub seperti Celtic, Dortmund, Marseille, Manchester City, dan lainnya juga pernah menjuarai ajang ini sekali
Dengan sejarah dan motivasi besar dari kedua kubu, partai final di Munich nanti diyakini akan menjadi tontonan sengit dan emosional. Apakah PSG mampu mencetak sejarah dan meraih gelar pertamanya di Liga Champions, atau justru Inter yang kembali meraih kejayaan Eropa setelah 15 tahun? Kita tunggu hasilnya pada 1 Juni mendatang.































