Manyala.co – Kondisi sulit sedang dialami sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Shell Indonesia. Selama tiga minggu terakhir, beberapa titik mengalami kekosongan pasokan bahan bakar bensin, mulai dari Shell Super (92), V-Power (95), hingga Nitros (98). Di lapangan, hanya jenis V-Power Diesel yang masih tersedia untuk konsumen.
Fenomena ini terlihat jelas di salah satu SPBU Shell di kawasan Jakarta Selatan. Meski pasokan terbatas, para karyawan tetap menjalankan rutinitas kerja seperti biasa. Seorang operator yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa kondisi karyawan di lokasi tersebut masih normal, meski beredar kabar ada pengurangan tenaga kerja di beberapa SPBU lain. “Kalau karyawan sih Alhamdulillah masih normal. Kalau tempat lain saya enggak tahu juga,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun bensin kosong selama tiga pekan, manajemen tetap meminta mereka bekerja penuh waktu. Sistem kerja dua shift tetap berlaku, dari pukul 06.00 WIB pagi hingga pukul 22.00 malam. “Enggak ada perubahan (jam kerja) kalau di sini, masih sama dua shift, ada yang nyambung malem,” tambahnya.
Di sisi perusahaan, Shell Indonesia memberikan penjelasan resmi terkait kondisi tersebut. President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menyebut bahwa pihaknya terpaksa melakukan penyesuaian operasional akibat kesulitan mendapatkan pasokan BBM jenis bensin.
“Kami melakukan penyesuaian kegiatan operasional di jaringan SPBU Shell, selama produk BBM jenis bensin tidak tersedia secara lengkap,” kata Ingrid dikutip dari Antara, Selasa (16/9).
Penyesuaian ini, lanjut Ingrid, mencakup berbagai langkah, mulai dari pengurangan jam operasional, penyesuaian jumlah hari kerja, hingga merumahkan sebagian karyawan. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan kondisi dengan ketersediaan produk di lapangan.
Namun demikian, Ingrid menegaskan bahwa SPBU Shell tidak sepenuhnya berhenti melayani masyarakat. Menurutnya, SPBU masih menyediakan beberapa layanan, termasuk penjualan Shell V-Power Diesel, layanan Shell Recharge untuk kendaraan listrik, bengkel, Shell Select, dan juga pelumas Shell.
Pernyataan ini disampaikan Ingrid menanggapi kabar bahwa ada SPBU Shell yang menutup operasional sepenuhnya akibat krisis pasokan. Ia memastikan bahwa meski tidak semua produk tersedia, Shell tetap berupaya memberikan pelayanan dengan memanfaatkan stok yang ada.
Kekosongan BBM di jaringan SPBU swasta ini telah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir dan menambah tantangan bagi para pekerja serta konsumen. Bagi karyawan SPBU, situasi ini menjadi ujian tersendiri karena meski pasokan tidak lengkap, mereka tetap harus menjaga semangat kerja dan melayani masyarakat dengan kondisi yang ada.
































