Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Palsu: Tiga Anggota TPUA Diperiksa, Jokowi Tegaskan Sikap Hukum

Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Palsu: Tiga Anggota TPUA Diperiksa, Jokowi Tegaskan Sikap Hukum - Ijazah Palsu - Gambar 1535
Juru bicara Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Rahmat Himran di Polda Metro Jaya, Jakarta, 8 Mei 2025. (dok.Tempo/Oyuk Ivani Siagian).

Manyala.co – Polda Metro Jaya terus mendalami laporan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh mantan Presiden Joko Widodo terkait tuduhan ijazah palsu yang kembali mencuat di publik. Dalam proses penyelidikan yang tengah berlangsung, hari ini, Kamis (8/5/2025), tiga orang dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) diperiksa sebagai saksi.

Menurut keterangan dari juru bicara TPUA, Rahmat Himran, seharusnya ada empat orang yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan. Namun, Rizal Fadillah yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum TPUA absen karena mengalami kecelakaan lalu lintas usai memberikan keterangan di Mabes Polri dua hari sebelumnya. “Pak Rizal ditabrak motor ketika perjalanan pulang ke Bandung,” jelas Rahmat di halaman Polda Metro Jaya.

Sementara itu, tiga saksi lainnya yakni Damai Hari Lubis, Kurnia, dan Rustam Effendi tetap hadir untuk memberikan keterangan. Mereka dikabarkan membawa dokumen serta bukti pendukung atas pernyataan mereka mengenai dugaan palsunya ijazah milik Jokowi yang sebelumnya mereka tuduhkan.

Laporan Jokowi dan Langkah Hukum

Laporan atas kasus ini diajukan langsung oleh tim kuasa hukum Jokowi, yang dipimpin oleh Yakup Hasibuan. Ada lima individu yang dilaporkan ke polisi: Roy Suryo, Rismon Sianipar, Tifauzia Tyassuma, Rizal Fadillah, dan seorang berinisial K. Mereka dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik serta penyebaran fitnah melalui media elektronik.

Kanwil Kemenkum Babel Pantau Sidang Pelanggaran Notaris

Yakup menyatakan bahwa para terlapor telah menyebarkan informasi yang tidak benar mengenai latar belakang pendidikan Jokowi, termasuk tuduhan bahwa ijazah yang digunakan oleh mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta tersebut tidak asli. Tuduhan ini sebelumnya sempat mereda, namun kembali menjadi perbincangan publik setelah Roy Suryo dan kawan-kawan mengunggah analisis terhadap foto-foto ijazah Jokowi di media sosial.

Jokowi: “Ini Masalah Sederhana, Tapi Perlu Diluruskan”

Jokowi sendiri telah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Subdirektorat Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum (Subdit Kamneg Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada Rabu, 30 April 2025. Dalam pemeriksaan itu, ia dicecar 35 pertanyaan oleh penyidik.

Selepas pemeriksaan, Jokowi menyampaikan bahwa keputusannya membawa isu ini ke ranah hukum dilakukan agar tidak ada lagi spekulasi liar yang berkembang. “Sebenarnya ini masalah sepele. Tapi karena terus disebarkan dan berlarut-larut, maka perlu ada tindakan hukum agar semuanya terang benderang,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan alasan mengapa laporan baru dibuat sekarang. “Waktu saya masih menjabat, saya memilih untuk tidak menanggapi isu ini secara hukum. Tapi setelah pensiun, saya rasa sudah saatnya mengambil langkah tegas,” ujar Jokowi.

Kanwil Kemenkum Bali Evaluasi Layanan Hukum di Kabupaten Tabanan

Penyidikan Berlanjut, Polisi Telusuri Unsur Pidana

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menegaskan bahwa kasus ini masih berada pada tahap penyelidikan. Pihak kepolisian saat ini tengah menelaah bukti dan keterangan dari berbagai pihak untuk menentukan apakah ada unsur pidana dalam tuduhan yang dilontarkan terhadap Jokowi.

“Ini masih dalam proses pendalaman. Semua langkah akan dilakukan berdasarkan kaidah hukum dan bukti yang ada,” kata Ade Ary saat ditemui oleh wartawan.

Dengan proses hukum yang terus berjalan dan pelibatan saksi-saksi kunci, kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut tokoh penting nasional serta isu lama yang kembali mencuat di era pasca-kepemimpinannya. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap para saksi dan terlapor akan menjadi penentu kelanjutan penyidikan ini, termasuk kemungkinan naiknya status kasus ke tahap penyidikan formal.

Kanwil Kemenkum Lampung Dukung Produksi Video Peluncuran Layanan Digital

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom