Kemensos Rencana Hapus 30 Ribu Peserta BPJS Bulukumba

BPJS
Kemensos Rencana Hapus 30 Ribu Peserta BPJS Bulukumba.

Manyala.co – Kementerian Sosial (Kemensos) berencana menghapus lebih dari 30 ribu peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dari daftar penerima bantuan iuran pemerintah. Rencana tersebut dibenarkan Kepala Unit Pelayanan Dinas Kesehatan Bulukumba, Kasmiranda, saat ditemui di Gedung Pinisi, Jl. Jenderal Sudirman, Rabu (26/11/2025). Ia menyatakan penghapusan akan menyasar peserta yang tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan.

Menurut Kasmiranda, terdapat dua alasan utama di balik kebijakan ini. Pertama, pemerintah pusat melakukan efisiensi anggaran nasional yang berdampak pada pembiayaan sektor kesehatan. Kedua, sebagian peserta dianggap mengalami perubahan status kesejahteraan sehingga tidak lagi masuk kategori penerima bantuan iuran (PBI). “Memang ada lebih dari 30 ribu peserta BPJS Kesehatan yang selama ini dibiayai pemerintah akan dihapus oleh Kementerian Sosial,” ujarnya.

Dari total 89 ribu peserta BPJS Kesehatan di Bulukumba yang iurannya ditanggung oleh pemerintah pusat, hanya sekitar 59 ribu yang diperkirakan tetap menerima pembiayaan pada 2026. Perubahan ini diperkirakan memengaruhi alokasi anggaran kesehatan daerah. Anggaran untuk pembiayaan kesehatan masyarakat tidak mampu yang sebelumnya mencapai lebih dari Rp31 miliar pada 2025, diproyeksikan turun menjadi sekitar Rp28 miliar pada 2026, atau berkurang sekitar 10 persen.

Asisten I Pemerintah Kabupaten Bulukumba, HM Daud Kahal, mengakui kebijakan tersebut berkaitan dengan pengetatan anggaran di tingkat nasional. Ia menyebut langkah itu belum final dan masih berada pada tahap perencanaan. Daud menegaskan pemerintah daerah sedang mencari skema alternatif pembiayaan bagi warga yang berpotensi terdampak penghapusan tersebut. “Pemkab masih mencari solusi, apakah melibatkan BUMN atau pihak swasta untuk membantu membiayai masyarakat kurang mampu yang berpotensi terdampak,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa kebijakan pengurangan penerima bantuan iuran tidak hanya berlaku di Bulukumba, tetapi diterapkan secara nasional. Pemerintah daerah diminta menyiapkan proses verifikasi untuk menentukan peserta yang masih berhak mendapatkan pembiayaan iuran. Proses tersebut akan melibatkan aparat desa dan kelurahan karena mereka dinilai paling mengetahui kondisi sosial ekonomi warga.

Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Ujung Tanah, Utamakan Dialog dan Solusi

Kasmiranda menekankan pentingnya objektivitas dalam proses verifikasi, mengingat kekhawatiran adanya potensi keberpihakan. Pemerintah pusat meminta agar verifikasi dilakukan berdasarkan data dan kondisi riil warga, bukan kedekatan personal aparat dengan masyarakat setempat. Mekanisme ini akan menjadi dasar penentuan daftar penerima bantuan iuran yang baru.

Hingga Rabu malam, belum ada keterangan resmi dari Kementerian Sosial mengenai jadwal finalisasi kebijakan atau kapan daftar penerima bantuan iuran yang baru akan dipublikasikan. Pemerintah daerah menyatakan siap menunggu arahan dan instruksi lebih lanjut.

Jika kebijakan ini diterapkan, Bulukumba akan menjadi salah satu daerah dengan pengurangan peserta BPJS Kesehatan terbesar di Sulawesi Selatan pada 2026. Pemerintah daerah menilai dampak kebijakan ini perlu diantisipasi untuk menghindari terjadinya penurunan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom