Komdigi Tutup Grup ‘Fantasi Sedarah’ di Facebook, Dinilai Berbahaya bagi Anak dan Langgar Norma Sosial

Komdigi Tutup Grup ‘Fantasi Sedarah’ di Facebook, Dinilai Berbahaya bagi Anak dan Langgar Norma Sosial - Komdigi - Gambar 1419
Komdigi Tutup Grup ‘Fantasi Sedarah’ di Facebook.

Manyala.co – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bertindak tegas terhadap keberadaan konten menyimpang di media sosial dengan memblokir enam grup Facebook, salah satunya grup yang belakangan ramai diperbincangkan publik: “Fantasi Sedarah”. Langkah pemblokiran ini dilakukan setelah Komdigi menilai bahwa grup tersebut memuat konten yang bertentangan dengan nilai-nilai sosial dan membahayakan perkembangan anak.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya negara untuk menjaga ruang digital yang aman, khususnya bagi generasi muda. Ia menjelaskan bahwa konten dalam grup tersebut berisi fantasi seksual menyimpang yang melibatkan anggota keluarga sendiri, termasuk terhadap anak di bawah umur.

“Konten dalam komunitas ini tidak hanya tidak bermoral, tapi juga berpotensi merusak mental anak-anak yang menjadi sasaran. Ini adalah pelanggaran serius terhadap perlindungan anak,” kata Alexander dalam pernyataannya pada Jumat (16/5/2025).

Komdigi segera berkoordinasi dengan pihak Meta, selaku pemilik platform Facebook, untuk mengambil langkah pemutusan akses terhadap grup tersebut. Respons Meta disebut cepat dan tanggap dalam menanggapi permintaan pemerintah Indonesia.

Alexander menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah dan penyelenggara platform digital sangat penting dalam menjaga integritas ruang digital Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan semua elemen masyarakat dalam mengawasi dan melaporkan konten yang dinilai menyimpang.

Terpilih Jadi Ketua IKATSI Unhas, Andi Subhan Mustari Raih Mayoritas Suara Angkatan Alumni

“Menjaga ruang digital yang sehat adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk lebih aktif melaporkan konten-konten negatif melalui kanal resmi seperti aduankonten.id. Ini penting untuk melindungi masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Alexander menyampaikan bahwa pihaknya akan memperkuat mekanisme pengawasan konten digital, serta menjalin koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna menciptakan lingkungan digital nasional yang bersih, sehat, dan bebas dari pengaruh buruk.

Di sisi lain, Kepolisian Daerah Metro Jaya juga bergerak menyikapi viralnya grup “Fantasi Sedarah” ini. Pihak kepolisian menyatakan telah membuka penyelidikan terhadap grup tersebut, termasuk mengumpulkan informasi dan menelusuri siapa saja yang terlibat.

“Kami mengetahui adanya grup yang menjadi perbincangan publik akhir-akhir ini, yaitu grup bernama Fantasi Sedarah. Saat ini kami tengah mendalami konten dan aktivitas di dalam grup tersebut,” ungkap AKBP Reonald Simanjuntak dari Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Reonald menambahkan bahwa kepolisian telah menjalin koordinasi dengan Komdigi guna mempermudah proses penelusuran dan pengungkapan para pelaku yang bertanggung jawab atas pembentukan serta penyebaran konten menyimpang itu.

Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL

Pemblokiran terhadap grup semacam ini dinilai sebagai langkah awal penting, namun para ahli menilai pencegahan jangka panjang tetap harus dilakukan secara sistemik, terutama dengan peningkatan literasi digital, edukasi moral, dan keterlibatan keluarga dalam pengawasan aktivitas daring anak-anak.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom