Komedian Mpok Alpa Tutup Usia Akibat Kanker, Sempat Berjuang Sejak Masa Kehamilan Anak Kembar

Komedian Mpok Alpa Tutup Usia Akibat Kanker, Sempat Berjuang Sejak Masa Kehamilan Anak Kembar - Alpa - Gambar 189
Mpok Alpa, meninggal dunia pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Manyala.co – Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air. Komedian sekaligus presenter ternama, Mpok Alpa, meninggal dunia pada Jumat, 15 Agustus 2025. Informasi ini dikonfirmasi oleh sejumlah rekan sesama artis, termasuk Raffi Ahmad, yang mengungkapkan bahwa almarhumah wafat setelah berjuang melawan penyakit kanker.

Menurut penuturan Raffi Ahmad saat ditemui di acara FYP Trans7 di Jakarta Selatan, Mpok Alpa telah menjalani pengobatan kanker sejak ia hamil anak kembar. Meski begitu, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga atau tenaga medis terkait jenis kanker yang diderita. Raffi menyebut, selama beberapa bulan terakhir Mpok Alpa kerap mengeluhkan sakit akibat penyakit yang diidapnya.

Riwayat penyakit kanker yang menimpa Mpok Alpa menjadi perhatian banyak pihak, terutama karena ia tetap aktif berkarya di dunia hiburan meski sedang berjuang melawan penyakit serius. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar yang mengenalnya sebagai sosok ceria dan menghibur.

Kanker sendiri, sebagaimana dijelaskan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), merupakan penyakit yang dapat muncul di hampir semua organ atau jaringan tubuh. Penyakit ini terjadi ketika sel-sel abnormal tumbuh tanpa kendali, melampaui batas normal, menyerang jaringan di sekitarnya, dan berpotensi menyebar ke organ lainya proses yang disebut metastasis. Metastasis inilah yang menjadi penyebab utama kematian pada penderita kanker.

Dalam dunia medis, kanker juga dikenal dengan istilah neoplasma atau tumor ganas. WHO mencatat bahwa kanker adalah penyebab kematian kedua terbanyak di dunia. Pada tahun 2018 saja, diperkirakan sekitar 9,6 juta orang meninggal akibat penyakit ini, atau setara dengan 1 dari 6 kematian secara global.

Wali Kota Munafri Bicara Branding Makassar: Dari Taman Bunga hingga “The Great of Makassar”

Jenis kanker yang paling sering menyerang pria adalah kanker paru-paru, prostat, kolorektal, lambung, dan hati. Sementara pada wanita, kanker payudara menempati posisi teratas, disusul kanker kolorektal, paru-paru, serviks, dan tiroid.

Penyebab kanker bersifat kompleks dan melibatkan kelainan genetik, meskipun bukan berarti selalu diwariskan dari orang tua. Penyakit ini terjadi ketika gen yang mengatur aktivitas sel mengalami mutasi, memicu pertumbuhan sel-sel abnormal yang membelah dengan cepat dan mengganggu fungsi tubuh. Sel-sel abnormal tersebut membentuk massa kanker atau tumor, dan dalam banyak kasus dapat melepaskan diri untuk menyebar ke bagian tubuh lain melalui aliran darah atau sistem limfatik.

Contohnya, tumor di payudara dapat bermigrasi ke paru-paru sehingga memicu gangguan pernapasan. Pada kanker darah, mutasi membuat sumsum tulang memproduksi sel darah abnormal yang tak terkendali, menggantikan sel darah normal, dan mengakibatkan fungsi tubuh terganggu secara serius.

Kisah perjuangan Mpok Alpa melawan kanker menjadi pengingat bahwa penyakit ini bisa menyerang siapa saja, tanpa memandang usia atau profesi. Meski tengah menjalani pengobatan, ia tetap menunjukkan semangat dan dedikasi pada pekerjaannya. Kini, kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia hiburan Indonesia.

Rencananya, jenazah Mpok Alpa akan dimakamkan di kampung halamannya. Para sahabat dan rekan sesama artis menyampaikan doa serta penghormatan terakhir, seraya berharap karya dan kenangan manis yang ditinggalkan almarhumah dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Era Kepemimpinan Wali Kota Munafri: Investasi Makassar Melesat, Triwulan I Capai Rp2,7 Triliun atau 77 Persen

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement