Komisi II DPR Kebut Revisi UU ASN Tahun Ini

Komisi II DPR Kebut Revisi UU ASN Tahun Ini -  - Gambar 2018
Rapat Kerja Komisi II dengan pemerintah tentang pengambilan keputusan tingkat I RUU ASN di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 26 September 2023. (dok.TEMPO/Han Revanda Putra)

Manyalaco – Komisi II DPR RI mempercepat pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). Revisi ini termasuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2025.

Revisi Dinilai Terlalu Sempit

Wakil Ketua Komisi II DPR, Zulfikar Arse Sadikin, menyebut revisi yang diusulkan hanya menyasar satu pasal. Pasal tersebut mengatur pengangkatan, pemberhentian, dan pemindahan pejabat tinggi ASN yang rencananya akan ditarik langsung ke presiden.

“Jadi hanya mengubah satu pasal, saya enggak hapal isinya itu, tapi isinya itu pengangkatan, pemberhentian, dan pemindahan pimpinan tinggi, pimpinan tinggi pratama, pimpinan tinggi madya ditarik ke presiden,” kata Zulfikar saat ditemui di kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (15/4/2025).

Ia menilai langkah ini berpotensi menghilangkan semangat desentralisasi yang dijamin dalam konstitusi. “Menafikan negara kesatuan desentralisasi, kan? Menafikan otonomi yang seluas-luasnya di UUD dinyatakan, termasuk menafikan kewenangan pejabat bina kepegawaian,” ujarnya.

Kritik Sentralisasi Kewenangan

Zulfikar menolak sentralisasi kewenangan ke pemerintah pusat. Menurutnya, hal ini bisa melemahkan otonomi daerah dan mengganggu sistem pemerintahan yang telah berjalan.

Kanwil Kemenkum Sumsel Ikuti Sosialisasi Tata Kelola Kebijakan Publik

Selain itu, ia juga mendorong agar pembahasan revisi UU Pemilu dikembalikan ke Komisi II. Saat ini, RUU Pemilu masih berada di tangan Badan Legislasi (Baleg) sebagai pengusul utama.

“Kami sudah lobi ke pimpinan dan terakhir saya bincang-bincang dengan wakil ketua DPR dari Golkar, sudah ada arah untuk mengembalikannya ke Komisi II,” jelasnya.

Netralitas ASN Jadi Sorotan

Ketua Komisi II DPR, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan bahwa revisi UU ASN akan mulai dibahas pada Februari 2025. Proses pembahasan akan dilakukan setelah naskah akademik selesai disusun.

“Tergantung mereka (Badan Keahlian DPR). Ya, saya sih target ini sudah mulai masuk pembahasan ke komisi di masa sidang ini,” ujar Rifqi di Kompleks Parlemen, Kamis (30/1/2025).

Rifqi menegaskan bahwa salah satu tujuan revisi adalah memastikan netralitas ASN dalam pemilihan kepala daerah. Banyak laporan menunjukkan keterlibatan ASN dalam politik praktis.

Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter untuk Kantor Badan Islam

“Secara normatif mereka dituntut untuk netral, tapi di sisi yang lain karier mereka sangat tergantung dari situasi politik, terutama hasil pilkada di provinsi, kabupaten, kota masing-masing,” katanya.

Perlu Posisi Aman untuk ASN

Ia menekankan pentingnya posisi yang aman bagi ASN, terutama mereka yang menjabat di posisi strategis. “Untuk menjaga netralitas, sistem merit pada sisi yang lain, dan tidak terlibat dalam kegiatan-kegiatan politik praktis, kita perlu merumuskan kembali kira-kira bagaimana positioning ASN,” tutup Rifqi.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom