KPK Tangkap 6 Orang dalam OTT Proyek Jalan di Sumut, Ungkap Dua Klaster Penerimaan Suap

KPK Tangkap 6 Orang dalam OTT Proyek Jalan di Sumut, Ungkap Dua Klaster Penerimaan Suap - KPK - Gambar 890
Gedung KPK (asedino.wordpress.com).

Manyala.co – Operasi tangkap tangan (OTT) kembali dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kali ini di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Aksi penindakan ini terkait dugaan korupsi pada sejumlah proyek infrastruktur jalan yang dikelola oleh instansi pemerintah di wilayah tersebut.

Dalam operasi yang berlangsung pada Kamis malam, 26 Juni 2025, KPK berhasil mengamankan enam orang dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta. Enam orang tersebut ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam transaksi suap yang berkaitan dengan pengadaan dan pelaksanaan proyek jalan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa berdasarkan temuan sementara, perkara ini mengarah pada dua kelompok besar penerimaan suap atau gratifikasi. Klaster pertama berkaitan dengan proyek-proyek yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara. Sementara klaster kedua melibatkan proyek yang ditangani oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Sumut.

“Jadi sejauh ini ada dua klaster penerimaan, yaitu proyek-proyek di PUPR Provinsi dan proyek-proyek di Satker PJN Wilayah 1 Sumut,” ujar Budi saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Sabtu, 28 Juni 2025.

Meski belum secara terbuka mengungkap identitas para pihak yang diamankan, KPK memastikan bahwa semua yang tertangkap sedang dalam proses pemeriksaan intensif. Sesuai ketentuan hukum, lembaga antirasuah ini memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari enam orang yang ditangkap tersebut.

Alumni Teknik Unhas Angkatan 2006 Sukses Gelar 2 Dekade

Lebih lanjut, KPK menyatakan akan memberikan penjelasan mendetail terkait konstruksi kasus, pihak-pihak yang terlibat, serta barang bukti yang diamankan dalam waktu dekat.

“Siapa saja pihak-pihak yang diduga terlibat dan bagaimana konstruksi perkaranya akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya,” kata Budi.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan korupsi yang berkaitan dengan sektor pembangunan infrastruktur di daerah. KPK menegaskan akan terus memantau dan menindak tegas segala bentuk penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara, khususnya pada proyek-proyek strategis yang dibiayai oleh APBN atau APBD.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom