KPK Tetapkan Kadis PUPR Sumut dan Empat Lainnya Sebagai Tersangka dalam Skandal Proyek Jalan

KPK Tetapkan Kadis PUPR Sumut dan Empat Lainnya Sebagai Tersangka dalam Skandal Proyek Jalan - KPK - Gambar 882
Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (28/6/2025).

Manyala.co – Kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara kembali menyeruak ke permukaan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menetapkan lima orang sebagai tersangka. Salah satu yang terjerat adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut berinisial TOP.

Menurut Direktur Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, kelima orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka usai dilakukan gelar perkara. Selain TOP, tersangka lainnya adalah RES, Kepala UPTD Gunung Tua yang juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas PUPR Sumut; HEL, PPK di Satuan Kerja PJN Wilayah I Sumut; serta dua pihak swasta, yakni KIR, Direktur Utama PT DNG, dan RAY, Direktur PT RN.

Dari keterangan Asep, proyek yang menjadi sumber korupsi melibatkan pembangunan jalan di sejumlah wilayah seperti Kota Pinang, Gunung Tua, dan Jalur Hutaimbaru-Sipiongot. Total nilai proyek yang ditangani mencapai Rp 231,8 miliar.

Dalam prosesnya, TOP disebut memberikan instruksi kepada RES untuk langsung menunjuk KIR sebagai penyedia jasa proyek, tanpa melalui prosedur pengadaan yang seharusnya dilakukan secara terbuka dan transparan melalui lelang. KIR sendiri bahkan sudah diajak dalam survei lokasi proyek sebelum proses penunjukan resmi dilakukan, mengindikasikan adanya pengaturan sejak awal.

“Penunjukan rekanan tidak melalui proses tender, ini menyalahi aturan dan menunjukkan indikasi kecurangan sejak tahap perencanaan,” jelas Asep dalam konferensi pers yang disiarkan langsung oleh kanal resmi KPK di YouTube, Sabtu (28/6/2024).

LONTARA+ Kini Bisa Diakses via Website, Pemkot Makassar Perluas Jangkauan Layanan Digital

Kedua pihak swasta, KIR dan RAY, diduga memberikan suap kepada tiga pejabat terkait guna mendapatkan proyek tersebut. Tindakan ini menjadi bagian dari skema korupsi yang melibatkan penyalahgunaan wewenang dan persekongkolan untuk memperkaya diri sendiri maupun orang lain.

Kasus ini menambah panjang daftar praktik korupsi di sektor infrastruktur daerah yang melibatkan pejabat publik dan pelaku usaha. KPK menyatakan bahwa pihaknya akan terus menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam proyek bernilai ratusan miliar tersebut.

Sementara itu, di tengah maraknya penindakan terhadap kasus korupsi, KPK juga tengah menyelesaikan pembangunan gedung barunya. Gedung ini dibangun dengan nuansa merah putih sebagai lambang bahwa lembaga antirasuah ini adalah milik seluruh bangsa dan tetap berkomitmen untuk menegakkan keadilan serta memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Kartika Sandra Desi Tinjau Bulog, Pastikan Pangan Tetap Aman

02

Muhammad Rahul Apresiasi Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba di Rokan Hilir

03

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

04

HIPMI Institute Sulsel Resmi Dilantik, Usung Ekosistem Kolaboratif untuk Cetak Founder Muda Berdaya Saing Global

05

Prabowo Nilai Krisis Global Jadi Peluang Percepatan Program Nasional

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement