Makassar, Manyala.co – menargetkan seluruh bantuan sosial (bansos) untuk anggaran tahun 2025 dapat tersalurkan sepenuhnya sebelum akhir Desember. Informasi ini membuat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima haknya diimbau tetap menunggu proses pencairan.
Penyaluran bansos di penghujung tahun masih terus dilakukan melalui bank-bank Himbara, PT Pos Indonesia, dan Bulog. Pemerintah juga memastikan KPM peralihan yang baru memperoleh Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru namun belum menerima saldo penebalan sebesar Rp400 ribu akan segera mendapatkan pencairan tersebut.
Pencairan tambahan Rp400 ribu itu direncanakan berlangsung pada Desember, bersamaan dengan distribusi bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua dan ketiga, serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua dan ketiga tahun 2025.
Penyaluran untuk PKH dan BPNT tahap kedua dan ketiga ini diprioritaskan bagi KPM pemegang KKS baru serta penerima peralihan yang sebelumnya masih mengambil bantuan melalui PT Pos dan belum memperoleh saldo. Penetapan jumlah tahap yang diterima KPM sepenuhnya mengacu pada Surat Keputusan (SK) Penetapan.
Melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), terpantau bahwa sebagian KPM hanya berhak atas pencairan tahap kedua, sebagian lainnya hanya tahap ketiga, sementara lainnya menerima keduanya. Semua perbedaan tersebut bergantung pada keputusan resmi dalam SK penetapan.
Selain itu, bantuan PKH dan BPNT tahap keempat (susulan) juga dijadwalkan cair pada Desember 2025 bagi KPM yang statusnya masih berada dalam Surat Perintah Membayar (SPM).
KPM yang belum menerima pencairan hingga November 2025 disarankan segera menghubungi pendamping sosial di wilayah masing-masing. Status penerimaan juga dapat dikonfirmasi melalui operator SIKS-NG di desa atau kelurahan tempat KPM berdomisili.
































