Krisis Kepercayaan Publik, Warga Malaysia Tuntut Anwar Ibrahim Turun

Krisis Kepercayaan Publik, Warga Malaysia Tuntut Anwar Ibrahim Turun - Malaysia - Gambar 296
Krisis Kepercayaan Publik, Warga Malaysia Tuntut Anwar Ibrahim Turun.

Manyala.co – Gelombang ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, memuncak dalam aksi demonstrasi besar yang berlangsung pada Sabtu (26/7). Ribuan warga dari berbagai penjuru negeri berkumpul di pusat ibu kota Kuala Lumpur untuk menyuarakan tuntutan utama mereka: pengunduran diri sang perdana menteri.

Aksi bertajuk “Turun Anwar” itu dimulai sejak pukul 14.00 waktu setempat dan dipusatkan di Dataran Merdeka. Para demonstran mengenakan pakaian serba hitam dan membawa berbagai poster berisi kritik terhadap pemerintah. Sejumlah tokoh oposisi dan aktivis masyarakat turut hadir, termasuk mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad yang memberikan orasi di depan massa.

Krisis Kepercayaan dan Kekecewaan Publik

Tuntutan utama demonstran tidak hanya sebatas pengunduran diri Anwar Ibrahim, tetapi juga mencakup persoalan yang lebih luas seperti memburuknya kondisi ekonomi, melonjaknya biaya hidup, dan ketidakpuasan terhadap janji-janji reformasi yang dianggap tidak terealisasi.

“Sudah lebih dari dua tahun Anwar menjabat, tapi harga bahan pokok tetap naik, subsidi dipangkas, dan rakyat makin menderita,” ujar Fauzi Mahmud, salah satu demonstran asal Selangor. “Dia berjanji ingin menegakkan keadilan, tapi yang kami lihat justru elit semakin kaya dan rakyat semakin ditekan.”

Situasi ekonomi yang memburuk, termasuk inflasi dan kenaikan harga barang kebutuhan sehari-hari, menjadi pemicu utama kemarahan publik. Pemerintah dianggap gagal menghadirkan solusi konkret, sementara reformasi struktural yang dijanjikan pada masa kampanye Pemilu 2022 belum juga terlihat hasilnya.

Elon Musk Nilai Kuliah Kian Kurang Relevan di Era AI

Mahathir Turun Gunung

Kejutan terjadi saat Mahathir Mohamad, sosok yang pernah menjadi mentor politik Anwar namun kini berseberangan, hadir langsung dalam aksi dan menyampaikan pidato penuh kritik. Di hadapan ribuan massa, Mahathir menuduh Anwar gagal menjalankan mandat rakyat dan hanya sibuk mempertahankan kekuasaan.

“Saya rasa dia senang melihat kita menderita,” ujar Mahathir. “Cukup sudah. Demi bangsa, dia harus mundur.”

Kehadiran Mahathir menambah bobot politik dari aksi ini, mengingat pengaruhnya yang masih kuat di kalangan oposisi dan kelompok konservatif Melayu.

Tanggapan Pemerintah: Bantuan Tunai dan Pemotongan Harga BBM

Menjelang aksi, Anwar Ibrahim sempat mengumumkan kebijakan bantuan tunai sebesar RM100 untuk setiap warga Malaysia berusia di atas 18 tahun, serta pemotongan harga bahan bakar subsidi dari RM2.05 menjadi RM1.99 per liter. Langkah ini dipandang oleh banyak pihak sebagai manuver untuk meredam ketegangan publik.

Namun kebijakan tersebut dinilai datang terlambat dan bersifat kosmetik. “Itu bukan solusi jangka panjang. Pemerintah cuma bereaksi saat rakyat sudah mulai bergerak,” kritik Norhamizah Mohamed, warga Kuala Lumpur yang ikut berdemonstrasi.

Kanwil Kemenkum Sumsel Ikuti Sosialisasi Tata Kelola Kebijakan Publik

Isu Nepotisme dan Intervensi Politik

Di luar isu ekonomi, protes juga menyoroti dugaan intervensi politik dalam lembaga hukum, pengangkatan pejabat tinggi tanpa transparansi, serta praktik nepotisme. Beberapa pengamat menyebutkan bahwa kontrol politik Anwar terhadap institusi hukum mulai menimbulkan kecemasan di kalangan masyarakat sipil dan profesional hukum.

Sejumlah lembaga hak asasi manusia juga telah melaporkan kekhawatiran terhadap kecenderungan konsolidasi kekuasaan oleh pemerintahan saat ini, yang dinilai bertentangan dengan prinsip reformasi yang diusung oleh Anwar sebelum menjabat.

Estimasi Jumlah Massa dan Keamanan

Pihak penyelenggara aksi mengklaim jumlah peserta mencapai lebih dari 500.000 orang, sementara pihak kepolisian memperkirakan massa yang hadir berkisar antara 18.000 hingga 50.000. Meski demikian, aksi berlangsung relatif damai dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan.

Jalan-jalan utama di sekitar kawasan Dataran Merdeka sempat ditutup, dan beberapa jalur transportasi publik dialihkan untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

Dampak Politik dan Arah Selanjutnya

Aksi demonstrasi ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah bahwa kepercayaan publik sedang berada di titik nadir. Dengan pemilu berikutnya dijadwalkan paling lambat pada awal 2028, aksi ini bisa menjadi titik awal lahirnya koalisi oposisi baru atau bahkan reshuffle dalam tubuh pemerintahan.

Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter untuk Kantor Badan Islam

Sejumlah analis politik menilai bahwa jika pemerintah tidak segera melakukan langkah korektif yang konkret dan transparan, gelombang protes serupa bisa terulang dalam skala yang lebih besar.

“Ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ini adalah ekspresi keputusasaan rakyat terhadap pemerintah yang gagal mengangkat beban hidup mereka,” ujar seorang analis dari Universitas Malaya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom