Lisa Mariana Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil

Lisa Mariana
Selebgram Lisa Mariana saat menghadiri sidang perdana atas gugatan perdata terhadap mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau RK di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (19/5/2025). (Dok.ANTARA/Rubby Jovan)

Manyala.co – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri resmi menetapkan selebgram Lisa Mariana sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Penetapan dilakukan setelah proses mediasi antara kedua pihak berakhir tanpa kesepakatan.

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Rizki Agung Prakoso, menyatakan status tersangka ditetapkan sejak pekan lalu. “Sudah ditetapkan tersangka Minggu lalu,” ujarnya, Minggu (19/10/2025). Pemeriksaan terhadap Lisa dijadwalkan pada Senin (20/10/2025) di Bareskrim Polri, Jakarta.

Mediasi Gagal, Proses Hukum Berlanjut

Sebelumnya, upaya mediasi antara Ridwan Kamil dan Lisa Mariana yang digelar pada Selasa (23/9/2025) di Bareskrim Polri gagal mencapai titik temu. Mediasi tersebut bertujuan mencari jalan damai terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang diajukan Ridwan Kamil.

Kuasa hukum Lisa Mariana, John Boy Nababan, menyebut pertemuan berakhir buntu. “Yang jelas untuk mediasi deadlock,” katanya seusai pertemuan. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak lagi membicarakan opsi damai dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada penyidik.

“Karena deadlock, tidak ada perdamaian. Maju terus, dan kita serahkan semua proses ke Bareskrim,” ujarnya.

Alumni Teknik Unhas Angkatan 2006 Sukses Gelar 2 Dekade

Ridwan Kamil Tolak Damai

Sementara itu, kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butar-butar, menegaskan bahwa sejak awal kliennya tidak membuka ruang mediasi. “Pak Ridwan Kamil lebih menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Bareskrim. Beliau menolak mediasi dan memilih melanjutkan proses ini sampai tuntas demi kepastian hukum,” kata Muslim.

Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut diambil untuk memberi efek jera bagi pelaku pencemaran nama baik di ruang publik. Muslim juga menyinggung hasil tes DNA yang membantah klaim Lisa Mariana.

“Kita tahu apa yang disampaikan Lisa Mariana selama ini tidak terbukti. Tes DNA sudah jelas menyatakan bahwa CA bukanlah anak biologis dari Ridwan Kamil, melainkan anak biologis Lisa Mariana. Itu bukti yang sempurna,” tegasnya.

Menurutnya, tuduhan tersebut tidak hanya mencemarkan reputasi Ridwan Kamil, tetapi juga memengaruhi kehidupan pribadi dan rumah tangganya. “Nama baik beliau hancur gara-gara pencemaran itu. Rumah tangganya pun terganggu,” ujarnya.

Awal Perseteruan dan Laporan Polisi

Perseteruan bermula ketika Lisa Mariana mengaku bahwa anaknya, CA, merupakan hasil hubungan dengan Ridwan Kamil. Ia kemudian menggugat ke Pengadilan Negeri Bandung, menuntut pengakuan anak sekaligus meminta ganti rugi belasan miliar rupiah.

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

Ridwan Kamil membantah keras tuduhan tersebut. Ia menyebut klaim itu sebagai fitnah bermotif ekonomi dan melaporkan Lisa Mariana ke Bareskrim Polri pada 11 April 2025. Laporan diterima dengan nomor LP/B/174/IV/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI.

Pusdokkes Polri kemudian melakukan uji DNA terhadap Ridwan Kamil, Lisa Mariana, dan anak berinisial CA. Hasil pemeriksaan menyatakan CA bukan anak biologis dari Ridwan Kamil.

Langkah Lanjutan Penyidikan

Setelah hasil mediasi gagal, penyidik Dittipidsiber melanjutkan proses gelar perkara untuk menentukan tindak lanjut hukum. Pemeriksaan terhadap Lisa sebagai tersangka akan menjadi tahap penting untuk memastikan unsur pidana dalam perkara ini.

Polri belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kemungkinan penahanan atau jadwal pelimpahan berkas ke kejaksaan. Hingga Minggu malam, belum ada tanggapan resmi dari pihak Lisa Mariana terkait penetapan status tersangka tersebut.

Kasus ini menjadi salah satu perkara pencemaran nama baik paling menonjol tahun ini, mencerminkan meningkatnya perhatian publik terhadap penyebaran tuduhan pribadi di media sosial yang berpotensi berdampak hukum serius.

Datangi Kediaman JK untuk Silaturahmi, Wali Kota Makassar Appi: Penting Kami Mendengar Nasihat

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom