Makassar Dorong Digitalisasi Pembayaran: Parkir, Terminal, dan Pasar Mulai Terapkan QRIS

Makassar Dorong Digitalisasi Pembayaran: Parkir, Terminal, dan Pasar Mulai Terapkan QRIS - Makassar - Gambar 757
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Launching Festival QRIS TAP Sulawesi Selatan yang digelar Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (29/6/2025).

Manyala.co – Pemerintah Kota Makassar tengah mengakselerasi transformasi digital dalam layanan publik melalui penerapan sistem pembayaran nontunai berbasis QRIS di tiga badan usaha milik daerah (BUMD) yang strategis. Ketiga perusahaan umum daerah (Perumda) tersebut yakni Perumda Parkir Makassar Raya, Perumda Terminal Makassar Metro, dan Perumda Pasar Makassar Raya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh Pemkot Makassar dalam membangun sistem pelayanan publik yang efisien, akuntabel, dan transparan, serta mengedepankan kenyamanan bagi masyarakat.

Uji Coba Pembayaran Parkir Digital di Wilayah Strategis

Perumda Parkir Makassar Raya menjadi salah satu pelopor penerapan transaksi berbasis QRIS di sektor parkir. Dalam tahap awal, mereka akan menerapkan sistem digital ini di 27 titik uji coba, yang tersebar di wilayah Jl. Somba Opu dan Jl. WR Supratman, Kecamatan Ujung Pandang.

Menurut Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Parkir, Adi Rasyid Ali, pihaknya menargetkan penerapan sistem ini dapat berjalan secara efektif mulai Agustus 2025. Adi menjelaskan bahwa sasaran utama penerapan sistem digital ini adalah wilayah-wilayah dengan karakteristik ekonomi menengah ke atas—yakni masyarakat yang lebih akrab dengan pembayaran nontunai.

Datangi Kediaman JK untuk Silaturahmi, Wali Kota Makassar Appi: Penting Kami Mendengar Nasihat

“Masyarakat cukup melakukan scan barcode dari juru parkir yang bertugas, sehingga tak perlu lagi bertransaksi menggunakan uang tunai. Ini juga akan mengurangi risiko kebocoran keuangan,” jelas Adi.

Terminal Makassar Metro Terapkan QRIS Secara Menyeluruh

Sementara itu, Perumda Terminal Makassar Metro juga sedang mempersiapkan implementasi sistem QRIS secara menyeluruh di seluruh terminal yang mereka kelola. Rencananya, sistem ini akan mulai diterapkan pada 28 Juli mendatang.

Plt Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Makbul Amin, mengungkapkan bahwa layanan nontunai ini akan berlaku untuk semua bentuk transaksi di terminal, mulai dari gerbang parkir, loket pembelian tiket bus, hingga akses masuk kendaraan penumpang dan barang.

“Mulai dari pintu masuk, loket PO bus, hingga kendaraan keluar masuk akan menggunakan QRIS. Ini bukan hanya memudahkan pengguna jasa, tapi juga menciptakan efisiensi serta transparansi dalam pengelolaan keuangan perusahaan,” kata Elber.

Wali Kota Munafri Bersama Ketua TP PKK Makassar Sambut Warga Bersilaturahmi di Rujab

Untuk mendukung implementasi tersebut, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan, seperti pengelola Perusahaan Otobus (PO), Dinas Perhubungan, serta petugas terminal. Bahkan, struktur tarif berdasarkan jenis layanan juga telah ditetapkan.

Adapun tarif digital yang akan dikenakan yakni Rp 20.000 untuk bus angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP), Rp 15.000 untuk bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP), serta Rp 3.000 untuk penumpang.

Pasar Tradisional Berbenah: Transaksi Digital di Daya dan Terong

Tak hanya parkir dan terminal, digitalisasi juga menyasar sektor perdagangan tradisional. Perumda Pasar Makassar Raya mulai menguji coba transaksi berbasis QRIS di dua pasar besar, yaitu Pasar Niaga Daya dan Pasar Terong.

Plt Direktur Utama Perumda Pasar, Ali Gauli Arief, menjelaskan bahwa masing-masing pedagang nantinya akan dibekali kode QRIS unik yang dapat digunakan pembeli saat bertransaksi. Ia menegaskan bahwa sistem ini memberikan berbagai keuntungan baik bagi pedagang maupun konsumen.

Hangatnya Idulfitri di Makassar, Wali Kota Makassar Munafri Serukan Jaga Persatuan dan Saling Memaafkan

“Pembayaran jadi lebih cepat dan praktis, aman dari risiko pencurian, tak perlu menunggu kembalian, dan semua transaksi tercatat secara otomatis. Ini menjamin transparansi serta memudahkan kontrol keuangan,” ujarnya.

Ali juga menekankan bahwa penerapan sistem ini akan mengubah cara masyarakat berbelanja di pasar tradisional, terutama dalam hal keamanan dan kenyamanan. “Pembeli tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar saat ke pasar. Cukup scan barcode di lods masing-masing pedagang,” tambahnya.

Sebelum peluncuran sistem ini, pihak Perumda Pasar telah melakukan serangkaian sosialisasi kepada pedagang dan masyarakat. Pemasangan spanduk dan baliho informasi juga telah dilakukan di seluruh area pasar guna meningkatkan pemahaman publik terhadap cara kerja sistem QRIS ini.

Langkah Digitalisasi Menuju Tata Kelola yang Lebih Modern

Implementasi sistem pembayaran digital berbasis QRIS oleh ketiga Perumda ini dinilai sebagai lompatan penting menuju modernisasi layanan publik di Kota Makassar. Selain memudahkan transaksi masyarakat, sistem ini juga diharapkan mampu menekan potensi kebocoran dana, memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan perusahaan daerah, dan mempercepat akselerasi digitalisasi di sektor layanan dasar.

Dengan upaya ini, Kota Makassar semakin mempertegas komitmennya untuk menjadi kota modern dan digital, sekaligus mempersiapkan ekosistem layanan publik yang adaptif dan efisien di tengah perkembangan zaman.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom