Makassar Resmikan Makassar Creative Hub: Simpul Ekosistem Kreatif Terbesar di Indonesia Timur

Makassar Resmikan Makassar Creative Hub: Simpul Ekosistem Kreatif Terbesar di Indonesia Timur - Makassar creative hub - Gambar 964
Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar sekaligus penggagas Makassar Creative Hub, Dara Nasution, saat memberikan keterangan kepada media usai peluncuran MCH di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (21/6/2025) malam.

Makassar, Manyala.co — Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung ekosistem industri kreatif melalui peluncuran Makassar Creative Hub (MCH).

Salah satu program unggulan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham. Acara peresmian ini digelar secara meriah dengan dihadiri berbagai elemen penting, mulai dari OPD teknis hingga pelaku industri kreatif, berlangsung di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (21/6/2025) malam.

Tampak Hadir Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Ketua TPP PKK Melinda Aksa, hadir juga Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham bersama mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin. Ada juga Konsulat Jenderal Australia, Todd Dias, serta pimpinan media.

Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Dara Nasution, juga penggagas program MCH, menyampaikan rasa haru dan bangganya atas terwujudnya ruang kreatif ini.

Ia mengenang awal mula lahirnya ide Makassar Creative Hub yang bermula dari diskusi panjang merancang visi-misi kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

“Kami pernah bertanya? bolehkah kami anak muda kota ini bermimpi lebih besar dari sekadar bertahan hidup? Dan jawaban dari Pak Wali dan Bu Wawali adalah boleh, bahkan harus,” ungkap Dara disambut tepuk tangan hadirin.

Menurut lulusan Universitas Oxford, Inggris itu. MCH bukan sekadar bangunan fisik, melainkan representasi ruang tumbuh bagi ribuan talenta muda Makassar.

Dengan jumlah pelaku industri kreatif yang diperkirakan mencapai lebih dari 100 ribu orang, MCH hadir sebagai simpul kolaborasi agar potensi ini tidak lagi berjalan sendiri-sendiri.

“Makassar Creative Hub hadir bukan hanya sebagai tempat berkegiatan, tapi juga sebagai simbol transformasi kota Makassar menuju kota yang bukan hanya ramah hunian, tetapi juga ramah inovasi,” tutur Dara.

Dengan peluncuran ini, Makassar resmi menempatkan diri sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia yang tak hanya memberi ruang, tapi juga harapan bagi generasi muda untuk terus bermimpi, berkarya, dan menginspirasi.

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Tutup Liga Mulia Ramadhan 2026

Ia menegaskan, Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dalam visi kepemimpinannya, konsisten mendorong pembangunan berbasis kolaborasi dan inovasi.

“Kreativitas bukan pelengkap. Ia adalah fondasi masa depan kota ini,” tegas Dara.

Dalam proses mewujudkan MCH, berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) turut berkontribusi aktif. Renovasi gedung yang rampung hanya dalam waktu 100 hari, meski diwarnai hari libur nasional.

Dinas terkait menjadi leading sektor kata dia, mereka tidak hanya membantu dari sisi teknis, tetapi juga ikut serta dalam menyusun dan mendukung program-program pelatihan dan inkubasi untuk pelaku industri kreatif dan UMKM.

“Terima kasih kepada semua yang sudah ikut merajut ruang ini dengan ide, dukungan, harapan, bahkan kritik yang membangun. Semua itu adalah bahan bakar semangat kami,” ucap Dara.

Kanwil Kemenkum Babel Pantau Sidang Pelanggaran Notaris

Pemerintah Kota Makassar secara resmi mengembangkan Makassar Creative Hub (MCH) sebagai salah satu program prioritas untuk menjawab tantangan besar yang dihadapi generasi muda, yakni minimnya akses terhadap pengembangan keterampilan dan tingginya angka pengangguran usia produktif.

Sebagai ruang terbuka, inklusif, dan berbasis kolaborasi, MCH hadir bukan hanya sebagai fasilitas fisik, tetapi sebagai ekosistem kreatif yang menjembatani anak muda, komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah melalui pendekatan yang melibatkan unsur pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat umum.

Pemerintah Kota Makassar melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menggerakkan MCH secara terintegrasi:

Dinas Pariwisata sebagai leading sector, bertanggung jawab atas operasional, strategi, dan kemitraan dengan Kemenparekraf dan badan kreatif nasional.

Dinas Pemuda dan Olahraga, bersama Dinas Kebudayaan, mendorong aktivasi komunitas pemuda di 15 kecamatan dan pulau, serta memfasilitasi inkubasi program dan hibah.

Dinas Koperasi dan UKM menjadi penggerak inkubasi UMKM berbasis ekonomi kreatif seperti kuliner, fashion, dan produk digital.

Dinas Komunikasi dan Informatika memastikan infrastruktur digital, media kreatif, dan teknologi penunjang di seluruh wilayah aktivitas MCH.

Dinas Ketenagakerjaan menggelar pelatihan dan sertifikasi SDM subsektor ekonomi kreatif, serta membuka koneksi ke sektor kerja swasta.

Fungsi Strategis MCH: Dari Fasilitasi hingga Produksi Talenta. MCH bertumpu pada lima prinsip utama:

  1. Fasilitasi ruang belajar dan berkarya bagi generasi muda.
  2. Penciptaan peluang kerja baru melalui pelatihan dan inkubasi.
  3. Penguatan industri kreatif lokal sebagai mesin ekonomi baru.
  4. Pemosisian Makassar sebagai barometer ekonomi kreatif Indonesia Timur.
  5. Dukungan terhadap festival dan gerakan publik berbasis seni dan budaya.

Kemudian, puluhan Workshop dan Lokakarya Disiapkan. Program MCH mencakup lebih dari 50 workshop, forum diskusi, dan lokakarya kreatif, antara lain.

Workshop Creative Writing, Personal Branding, Social Media Marketing, hingga Green Business dan Visual Storytelling.

Lokakarya tematik seperti City Branding, Recycle Your Clothes, Produksi Musik Elektronik, hingga Sinrilik sebagai warisan budaya lokal.

Inkubasi khusus seperti Inkubator Produser Pertunjukan, Acting Class, dan Kreativa – Merancang Mainan untuk membentuk skill profesional baru.

Forum diskusi strategis seperti Mind, Talent dan Capital Mapping dan Forum Edukasi Bisnis Film juga akan mempertemukan komunitas, pelaku industri, dan calon investor.

Menjadi Simpul Kreatif Indonesia Timur. Dengan pelibatan banyak pihak dan program yang berlapis, Makassar Creative Hub diharapkan menjadi simpul ekosistem kreatif terbesar di Indonesia Timur, tempat talenta tumbuh, komunitas bertemu, dan peluang kerja baru tercipta.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom