Manyala.co – Menjelang laga pembuka Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Indonesia dan Arab Saudi, sejumlah media Inggris menyoroti duel yang dinilai berpotensi menghadirkan kejutan.
Pertandingan akan berlangsung di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, pada Kamis (9/10/2025) dini hari waktu Indonesia. Laga ini menjadi ujian penting bagi skuad Garuda yang datang dengan motivasi tinggi menghadapi salah satu kekuatan besar Asia.
Media olahraga Inggris SportsMole menilai tekanan justru berada di pihak tuan rumah. Dengan pengalaman panjang tampil di Piala Dunia, Arab Saudi disebut akan tampil di bawah ekspektasi besar publiknya sendiri.
“Akan menjadi kejutan jika tim nasional gagal lolos ke babak final kompetisi musim panas mendatang,” tulis laporan SportsMole, dikutip Rabu (8/10/2025).
Menurut media tersebut, Indonesia kini bukan lagi tim yang mudah diremehkan. Garuda disebut sebagai “kuda hitam yang siap membuat kejutan besar” dan mampu merepotkan lawan-lawan kuat di grup, termasuk Arab Saudi dan Irak.
SportsMole mengingatkan bahwa Arab Saudi sebelumnya sempat mengalami kesulitan saat menghadapi Indonesia. Dalam pertemuan November 2024, Green Falcons dikalahkan 0–2 dan ditahan imbang pada laga tandang berikutnya.
“Pertandingan ini sangat sulit untuk diprediksi. Karena Indonesia tahu apa yang dibutuhkan untuk mengalahkan Arab Saudi,” tulis media tersebut.
Meski demikian, SportsMole memprediksi Arab Saudi bisa meraih kemenangan tipis 2–1, namun tidak menutup peluang Indonesia untuk mencuri poin. “Kami merasa Arab Saudi akan mampu menyelesaikan tugasnya untuk meraih tiga poin penting,” lanjut laporan itu.
Selain aspek teknis, media tersebut menyoroti faktor psikologis dan dukungan publik. Dengan puluhan ribu pendukung di stadion, Arab Saudi disebut akan mendapat dorongan besar, tetapi juga menghadapi tekanan tinggi untuk tidak kehilangan angka di kandang sendiri.
Kritik The Guardian terhadap Regulasi AFC
Sementara itu, The Guardian menyoroti kebijakan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah babak keempat kualifikasi. Dalam artikelnya, media tersebut menilai keputusan itu memberikan keuntungan signifikan bagi dua negara tersebut.
“Bagaimana mungkin Qatar dan Arab Saudi mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah dan lebih banyak waktu istirahat dibandingkan lawan mereka dalam Kualifikasi Piala Dunia?” tulis The Guardian.
Jurnalis sepak bola John Duerden mengutip kritik pelatih Oman, Carlos Queiroz, yang mempertanyakan keadilan penunjukan tersebut.
“Apakah tidak ada stadion di Jepang atau Kuwait yang bisa digunakan?” kata Queiroz. Ia menilai keputusan AFC tidak mencerminkan asas fair play antarnegara.
“Mungkin mereka yang mengatur turnamen ini memiliki pandangan berbeda tentang sepak bola. Jika mereka tidak dapat melihat sesuatu yang salah dalam situasi ini, apakah kami pelatih dan pemain masih bisa berkomentar?” pungkas Queiroz.
Pertemuan antara Indonesia dan Arab Saudi menjadi laga penting yang akan menguji konsistensi tim Garuda di level tertinggi Asia. Dengan modal hasil imbang 0–0 melawan Lebanon pada laga uji coba sebelumnya, skuad asuhan Shin Tae-yong bertekad membawa pulang poin dari tanah Arab.































