Manyala.co – Melinda Gates meminta Bill Gates memberikan penjelasan publik setelah dokumen Departemen Kehakiman Amerika Serikat memuat draf e-mail Jeffrey Epstein yang menyinggung dugaan penyakit menular seksual dan hubungan dengan sejumlah tokoh elite.
Pernyataan tersebut disampaikan Melinda Gates dalam wawancara dengan NPR untuk podcast Wild Card, menyusul rilis dokumen baru Departemen Kehakiman AS yang kembali mengangkat relasi antara pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein dan tokoh-tokoh berpengaruh dunia.
Dokumen yang dipublikasikan pekan lalu itu mencakup ratusan halaman berisi draf e-mail dan catatan internal yang diduga ditulis Epstein untuk dirinya sendiri. Sejumlah nama terkenal kembali tercantum, termasuk mantan Presiden AS Donald Trump, Pangeran Andrew dari Inggris, Elon Musk, dan pendiri Microsoft Bill Gates.
Salah satu draf e-mail bertanggal 18 Juli 2013 memuat tuduhan bahwa Bill Gates diduga tertular infeksi menular seksual dari “gadis-gadis Rusia”. Dalam dokumen tersebut, Epstein juga menulis bahwa Gates disebut memintanya menghapus e-mail terkait serta meminta bantuan antibiotik.
Menanggapi kemunculan dokumen itu, Melinda Gates menyatakan bahwa pertanyaan mengenai hubungan dengan Epstein harus dijawab langsung oleh pihak-pihak terkait. “Pertanyaan apa pun yang tersisa tentang apa yang tidak saya ketahui, bahkan tidak dapat saya ketahui semuanya, pertanyaan-pertanyaan itu untuk orang-orang itu dan bahkan untuk mantan suami saya. Mereka yang perlu menjawab hal-hal itu, bukan saya,” ujar Melinda, dikutip dari First Alert 7.
Melinda juga mengungkapkan bahwa rangkaian informasi baru seputar kasus Epstein berdampak secara emosional baginya. Ia mengatakan detail-detail yang muncul kembali memunculkan kenangan sulit selama masa pernikahannya dengan Gates.
“Ini sangat memilukan, bukan? Saya ingat saat saya seusia gadis-gadis itu, saya ingat putri-putri saya seusia itu. Jadi bagi saya, ini sangat sulit secara pribadi setiap kali detail-detail itu muncul,” katanya dalam wawancara tersebut.
Jeffrey Epstein, seorang pemodal yang memiliki jaringan luas di kalangan elite politik, bisnis, dan akademik global, meninggal dunia pada 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks anak. Rekannya, Ghislaine Maxwell, divonis 20 tahun penjara pada 2022 karena membantu merekrut dan mengeksploitasi korban.
Menanggapi tuduhan dalam dokumen terbaru, juru bicara Bill Gates membantah keras klaim yang ditulis Epstein. “Satu-satunya hal yang ditunjukkan oleh dokumen-dokumen ini adalah frustrasi Epstein karena ia tidak memiliki hubungan berkelanjutan dengan Gates, dan sejauh mana ia akan berusaha,” kata juru bicara tersebut, seperti dikutip dari People.
Hingga saat ini, Bill Gates tidak pernah didakwa atau ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Epstein. Tidak ada bukti hukum yang menunjukkan keterlibatan pidana Gates dalam kejahatan seksual yang dilakukan Epstein.
Bill Gates dan Melinda Gates menikah pada 1994 dan resmi bercerai pada 2021 setelah 27 tahun pernikahan. Keduanya memiliki tiga orang anak dan tetap terlibat dalam sejumlah kegiatan filantropi melalui Gates Foundation.
Departemen Kehakiman AS belum memberikan keterangan tambahan mengenai implikasi hukum lanjutan dari dokumen yang dirilis tersebut hingga Rabu malam.
































