Menkes Budi Jelaskan Kenaikan Kasus Covid-19 dan Laporan Program Kesehatan Nasional ke Presiden Prabowo

Menkes Budi Jelaskan Kenaikan Kasus Covid-19 dan Laporan Program Kesehatan Nasional ke Presiden Prabowo - Budi - Gambar 1181
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan capaian transformasi kesehatan sepanjang 2023. (Dok Kementerian Kesehatan RI).

Manyala.co – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan langsung sejumlah isu strategis di bidang kesehatan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 3 Juni 2025. Salah satu sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah situasi terkini kasus Covid-19 di Indonesia yang mengalami peningkatan.

Meski tidak merinci jumlah pasti maupun lokasi kenaikan kasus, Menkes Budi menekankan bahwa varian Covid-19 yang saat ini menyebar cenderung tidak mematikan. “Tapi ini adalah varian-varian yang relatif tidak mematikan. Jadi enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat enggak panik,” ujarnya kepada wartawan usai pertemuan.

Kementerian Kesehatan juga telah menerbitkan surat edaran resmi dengan nomor SR.03.01/C/1422/2025 tertanggal 23 Mei 2025. Edaran ini ditandatangani oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Murti Utami dan ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan kasus Covid-19 dan penyakit menular lainnya.

Dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa sejumlah negara di kawasan Asia, seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura mengalami peningkatan infeksi Covid-19. Varian yang dominan di antaranya adalah XEC dan JN.1 di Thailand, LF.7 dan NB.1.8 di Singapura, JN.1 di Hong Kong, serta XEC di Malaysia. Di Indonesia sendiri, varian MB.1.1 menjadi yang paling umum terdeteksi.

Meskipun kasus meningkat, situasi dalam negeri masih relatif terkendali. Data mingguan menunjukkan penurunan signifikan dari 28 kasus konfirmasi pada minggu ke-19 menjadi hanya tiga kasus pada minggu ke-20, dengan tingkat positivitas sebesar 0,59 persen. “Meski demikian transmisi penularannya masih relatif rendah, dan angka kematiannya juga rendah,” tulis Kemenkes dalam surat edarannya.

Alumni Teknik Unhas Angkatan 2006 Sukses Gelar 2 Dekade

Untuk mengantisipasi penyebaran lebih lanjut, seluruh fasilitas layanan kesehatan diminta kembali mengaktifkan edukasi protokol kesehatan ke masyarakat, serta melaksanakan deteksi dini melalui pemetaan dan skrining sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam pertemuan dengan Presiden, Budi juga memaparkan percepatan pembangunan fasilitas kesehatan yang menjadi bagian dari prioritas nasional. Dari target lima tahun, pembangunan 66 rumah sakit baru kini dipercepat menjadi dua tahun, dengan 32 rumah sakit ditargetkan rampung pada 2025. “Cuma ada sedikit realokasi anggaran yang butuh persetujuan dari presiden. Tadi presiden juga sudah menyetujui. Enggak nambah anggaran, tapi perpindahan post-anggaran untuk quick win yang pertama itu,” jelas Budi.

Selain itu, Budi menyampaikan perkembangan pelaksanaan program cek kesehatan gratis yang menjadi andalan pemerintah. Per 3 Juni 2025, sebanyak 7,8 juta warga Indonesia telah memanfaatkan layanan ini. “Dan seharinya itu 200 ribu. Jadi per bulan itu antara 5 jutaan lah orang yang cek kesehatan gratis,” ungkapnya.

Ke depan, program ini akan diperluas menjangkau komunitas pendidikan. “Mulai bulan ini dan bulan depan akan kita perluas ke sekolah-sekolah. Targetnya sampai 50 juta orang,” tambah Budi. Dari hasil skrining massal tersebut, sejumlah masalah kesehatan berhasil teridentifikasi, mulai dari jantung bawaan pada bayi, gangguan gigi pada balita, hingga hipertensi dan diabetes pada usia dewasa dan lanjut usia. “Saya bilang kalau di bayi itu ada masalah jantung kongenital. Kalau balita itu masalah gigi ternyata yang tinggi. Kalau dewasa itu masalahnya darah tinggi dan diabetes. Lansia juga,” tuturnya.

Budi juga menyampaikan capaian positif dalam skrining penyakit tuberkulosis (TBC). Dengan alat deteksi yang kini lebih terjangkau dan tersebar luas, Kementerian Kesehatan berharap dapat menjangkau hingga satu juta individu dalam tahap awal untuk deteksi dini dan pengobatan. “Dari 1 juta diharapkan bisa kena semua, bisa teridentifikasi supaya bisa dimulai pengobatan. Kita juga cerita rezim pengobatan yang baru kan sekarang sudah jauh lebih murah. Kita juga sudah terapkan yang baru,” jelas Budi.

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

Dengan serangkaian langkah strategis tersebut, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas kesehatan masyarakat di tengah munculnya kembali ancaman infeksi global, sekaligus mempercepat pemerataan layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom