Menko PMK: Pendidikan Kunci Negara Maju, Bukan Kekayaan Alam

Menko PMK: Pendidikan Kunci Negara Maju, Bukan Kekayaan Alam - Menko PMK - Gambar 1738
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.

Manyala.co – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan bahwa kemajuan suatu negara tidak ditentukan oleh melimpahnya sumber daya alam, melainkan oleh kualitas sumber daya manusianya. Ia menyoroti pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa yang tangguh dan berdaya saing global.

Pernyataan ini disampaikan Pratikno saat membuka Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (Konsolnas Dikdasmen) 2025 yang digelar di Gedung PPSDM Kemendikdasmen, Depok, Selasa (29/4/2025).

“Kalau kita melihat dari data perbandingan global, banyak negara maju yang tidak memiliki sumber daya alam melimpah. Justru yang membuat mereka unggul adalah kekuatan manusia, dan itu dibangun lewat pendidikan,” ujar Pratikno.

Ia juga menekankan bahwa tantangan besar dunia pendidikan saat ini adalah mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional, sekaligus menjangkau mereka yang masih belum mendapatkan akses pendidikan yang memadai.

“Oleh karena itu, mari kita tempatkan pendidikan di posisi terdepan dalam agenda pembangunan nasional. Kualitas dan akses pendidikan harus menjadi fokus utama,” tegasnya.

Kanwil Kemenkum Sumsel Ikuti Sosialisasi Tata Kelola Kebijakan Publik

Pratikno turut mendorong kolaborasi lintas sektor agar transformasi pendidikan bisa berjalan lebih cepat dan efektif. Menurutnya, kerja sama antar pemangku kepentingan akan memperkuat upaya kolektif menuju sistem pendidikan nasional yang lebih baik.

Senada dengan itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan bahwa pendidikan adalah bekal paling penting dalam menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Ia menggarisbawahi pentingnya memberikan akses pendidikan berkualitas bagi setiap anak di Indonesia agar siap menghadapi perubahan dunia.

Mu’ti menyampaikan bahwa pendidikan memiliki dua sisi penting. Di satu sisi, pendidikan harus mampu menjaga dan meneruskan nilai-nilai luhur bangsa, namun di sisi lain, juga harus bersifat progresif agar mampu menjawab tantangan zaman dengan optimisme dan kemampuan adaptasi.

“Peran pemerintah daerah juga sangat penting. Jika Pemda aktif mendukung dan mengawal pelaksanaan program pendidikan di daerah masing-masing, maka pemerataan pendidikan berkualitas bisa benar-benar terwujud,” ujar Mu’ti.

Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter untuk Kantor Badan Islam

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom