Paus Leo XIV Hubungi PM Israel Netanyahu: Seruan Gencatan Senjata Usai Gereja di Gaza Diserang

Paus Leo XIV Hubungi PM Israel Netanyahu: Seruan Gencatan Senjata Usai Gereja di Gaza Diserang - Paus - Gambar 604
Paus Leo XIV Hubungi PM Israel Netanyahu.

Manyala.co – Dari kediaman musim panasnya di Castel Gandolfo, Paus Leo XIV kembali menunjukkan sikap tegas atas konflik yang terus meluas di Jalur Gaza. Pada Jumat, 18 Juli 2025, ia melakukan pembicaraan langsung melalui sambungan telepon dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Momen ini berlangsung hanya sehari setelah sebuah gereja Katolik di Gaza menjadi sasaran serangan militer Israel, yang menyebabkan korban jiwa dan luka serius di antara para jemaat.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kantor Pers Takhta Suci dan disiarkan oleh Vatican News, disebutkan bahwa seruan utama Paus dalam percakapan tersebut adalah ajakan untuk segera menggelar negosiasi dan mewujudkan gencatan senjata demi menghentikan kekerasan yang terus menelan korban. Paus Leo XIV menyoroti secara khusus tragedi penyerangan terhadap Gereja Keluarga Kudus di Gaza, satu-satunya gereja Katolik ritus Latin di wilayah tersebut, yang mengakibatkan sedikitnya tiga orang tewas dan sepuluh lainnya luka-luka. Pastor paroki, Gabriel Romanelli, termasuk di antara mereka yang mengalami luka serius.

Serangan tersebut terjadi pada Kamis pagi, 17 Juli 2025, saat militer Israel melakukan operasi di Gaza. Patriarkat Latin Yerusalem otoritas gerejawi yang membawahi umat Katolik ritus Latin di wilayah tersebut mengutuk insiden ini dan mendesak para pemimpin dunia untuk menyatakan sikap secara terbuka. Mereka menilai tragedi ini tidak dapat dibenarkan secara moral maupun kemanusiaan. Serangan terhadap rumah ibadah dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap nilai-nilai universal yang seharusnya dijunjung tinggi dalam situasi konflik sekalipun.

Dalam percakapan telepon yang berlangsung penuh keprihatinan, Paus Leo XIV menggarisbawahi penderitaan luar biasa yang kini ditanggung oleh warga sipil di Gaza. Ia menyebut anak-anak, kaum lansia, dan orang sakit sebagai kelompok yang paling menderita akibat kondisi kemanusiaan yang kian memburuk. Bagi Paus, perlindungan terhadap warga sipil dan tempat-tempat ibadah harus menjadi prioritas utama dalam upaya menciptakan perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Tak hanya mendesak penghentian kekerasan, Bapa Suci juga menekankan perlunya jaminan keamanan bagi semua umat beragama baik di wilayah Palestina maupun Israel. Ia meminta agar gereja-gereja, masjid, dan sinagoga tidak dijadikan sasaran serangan dan tetap menjadi tempat yang aman bagi umat untuk beribadah dan mencari ketenangan spiritual di tengah kekacauan.

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

Paus Leo XIV, sejak awal masa kepemimpinannya, dikenal sebagai tokoh keagamaan yang aktif menyerukan penyelesaian damai terhadap konflik global. Dalam kasus Gaza, ini bukan kali pertama ia menyuarakan keprihatinan atas penderitaan rakyat sipil. Beberapa pekan sebelumnya, Paus juga telah menyerukan di hadapan umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, agar semua pihak yang bertikai membuka diri terhadap perundingan dan mengedepankan kemanusiaan di atas kepentingan politik atau militer.

Gereja Keluarga Kudus di Gaza sendiri memiliki nilai simbolik yang tinggi, tidak hanya sebagai satu-satunya gereja Katolik di wilayah tersebut, tetapi juga sebagai tempat perlindungan spiritual bagi minoritas Kristen di tengah mayoritas Muslim. Serangan terhadap gereja ini dinilai sebagai eskalasi serius dalam konflik dan dikhawatirkan dapat memperburuk ketegangan sektarian.

Sementara itu, hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Israel terkait pernyataan Paus Leo XIV. Namun, berbagai organisasi internasional telah mendesak penyelidikan mendalam atas serangan tersebut dan menyerukan perlindungan lebih besar terhadap fasilitas keagamaan serta warga sipil di zona konflik.

Dengan komunikasi langsung antara dua pemimpin besar dunia pemimpin umat Katolik dan kepala pemerintahan Israel diharapkan menjadi titik awal baru menuju langkah konkret untuk menghentikan kekerasan yang tak berkesudahan di Gaza. Seruan damai dari Vatikan sekali lagi mengingatkan bahwa dalam perang, yang paling menderita adalah mereka yang tak punya kekuatan untuk melindungi diri: warga sipil.

Datangi Kediaman JK untuk Silaturahmi, Wali Kota Makassar Appi: Penting Kami Mendengar Nasihat

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom