PBNU Apresiasi Polri Bongkar 197,7 Ton Narkoba

Polri
PBNU Apresiasi Polri Bongkar 197,7 Ton Narkoba.

Manyala.co – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memuji langkah Polri yang berhasil mengungkap 38.943 kasus narkotika sepanjang Januari hingga Oktober 2025, dengan total barang bukti mencapai 197,7 ton berbagai jenis narkoba. Capaian ini dinilai sebagai bentuk komitmen kuat aparat penegak hukum dalam memberantas kejahatan narkotika di Indonesia.

Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU, M. Najih Arromadloni atau Gus Najih, mengatakan bahwa prestasi tersebut patut diapresiasi, namun sekaligus menjadi peringatan tentang masih besarnya ancaman peredaran narkoba di tanah air.

“Ya itu kinerja aparat penegak hukum yang harus diapresiasi. Tapi di sisi lain menunjukkan masih besarnya ancaman narkoba di negeri ini,” ujar Gus Najih kepada wartawan, Minggu (26/10/2025).

Menurutnya, penegakan hukum terhadap jaringan narkoba harus dilakukan secara tegas, total, dan tanpa tebang pilih. Ia mendesak agar pengedar dan bandar narkoba dijatuhi hukuman maksimal, termasuk hukuman mati, demi mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto poin ketujuh, yang menekankan perlindungan masyarakat dari kejahatan transnasional.

“Hukum pengedar narkoba seberat-beratnya, kalau perlu hukuman mati,” kata Gus Najih.

Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL

PBNU juga menyampaikan keyakinannya bahwa masyarakat akan selalu mendukung langkah tegas Polri dalam memberantas peredaran narkoba di seluruh wilayah Indonesia.

“Kalau Polri serius menghadapi para bandar narkoba, rakyat pasti ada di belakang Polri,” tambahnya.


Penangkapan dan Barang Bukti Sepanjang Tahun

Polri mencatat, sepanjang Januari–Oktober 2025, total 51.763 orang ditetapkan sebagai tersangka dari 38.934 kasus narkoba. Dari jumlah tersebut, 51.606 orang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan 157 Warga Negara Asing (WNA), termasuk 150 anak-anak yang terlibat dalam jaringan peredaran.

Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono menyampaikan bahwa institusinya akan memberikan sanksi tegas bagi anggota kepolisian yang terlibat dalam kejahatan narkoba, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Sanksi tegas akan kita berikan apabila mereka melanggar atau terlibat dalam peredaran narkoba,” tegas Syahar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).

Komisi V DPR RI, BBWS, dan Pemkot Makassar Tata Kota Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Rincian barang bukti yang disita menunjukkan skala besar operasi tersebut:

  • Sabu: 6,95 ton
  • Ganja: 184,64 ton
  • Ekstasi: 1.458.078 butir
  • Kokain: 34,49 kilogram
  • Heroin: 6,83 kilogram
  • Tembakau gorila: 1,87 ton

Selain itu, Polri juga tengah mengusut tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan kasus narkoba, dengan aset senilai Rp221 miliar yang berhasil disita.


Ancaman Narkoba di Indonesia

Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), Indonesia termasuk salah satu negara dengan tingkat peredaran narkoba tertinggi di Asia Tenggara. Laporan BNN tahun 2024 mencatat lebih dari 4 juta pengguna aktif narkoba, meningkat sekitar 8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pengungkapan kasus besar oleh Polri pada 2025 ini memperlihatkan upaya serius aparat untuk menekan peredaran narkoba lintas wilayah dan jaringan internasional yang menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial.

Meski demikian, para pengamat menilai bahwa pemberantasan narkoba memerlukan sinergi menyeluruh antara penegakan hukum, edukasi publik, serta kebijakan sosial yang berkelanjutan.

Elon Musk Nilai Kuliah Kian Kurang Relevan di Era AI

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom