PBNU Prioritaskan Layanan Psikososial untuk Korban Kerusuhan Madura

PBNU
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf.

Manyala.co – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyiapkan layanan dukungan psikologis bagi masyarakat yang terdampak kerusuhan di wilayah Madura setelah sejumlah insiden kekerasan dilaporkan terjadi dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini diumumkan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban sosial dan membantu warga menghadapi dampak emosional pascakonflik.

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mengatakan organisasi menurunkan para psikolog dan tenaga pendamping yang sebelumnya diterjunkan untuk penanganan korban kekerasan di Jawa Timur. Menurut dia, dukungan tersebut diberikan untuk memastikan masyarakat mendapatkan ruang aman dalam mengelola trauma dan tekanan psikologis. “Kami menghadirkan para psikolog yang memiliki pengalaman menangani korban kekerasan dan kerusuhan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

PBNU menyatakan layanan ini diutamakan untuk kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak-anak. Tim pendampingan akan bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan pemerintah daerah untuk memetakan lokasi terdampak dan menilai kebutuhan lapangan. Hingga Minggu malam, belum ada laporan resmi mengenai jumlah warga yang menggunakan layanan tersebut.

Selain layanan psikososial, PBNU juga mengoordinasikan relawan kemanusiaan untuk memastikan distribusi bantuan dasar tetap berjalan. Menurut organisasi, dukungan ini bersifat jangka pendek dan akan dievaluasi secara berkala berdasarkan perkembangan situasi keamanan di lapangan.

Kerusuhan di Madura dilaporkan melibatkan kelompok warga yang saling bentrok setelah perselisihan lokal meluas menjadi kekerasan terbuka. Aparat keamanan telah dikerahkan untuk menstabilkan wilayah dan mencegah insiden berlanjut. Polisi belum merilis data resmi terkait jumlah korban maupun kerusakan fasilitas umum.

Terpilih Jadi Ketua IKATSI Unhas, Andi Subhan Mustari Raih Mayoritas Suara Angkatan Alumni

PBNU menilai pemulihan sosial harus menjadi prioritas setelah kondisi keamanan terkendali. Organisasi menyebut upaya penyembuhan trauma dapat membantu meredam potensi eskalasi dan mendukung rekonsiliasi antarkelompok. Saifullah menambahkan bahwa penanganan pascakerusuhan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pemulihan hubungan sosial dan rasa aman masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, PBNU kerap terlibat dalam dukungan pemulihan psikososial pascainsiden kekerasan di sejumlah daerah, termasuk penanganan korban konflik komunal dan kasus kekerasan berbasis gender di Indonesia. Organisasi menyatakan model intervensi yang digunakan berbasis pada pendekatan komunitas dan pemulihan jangka panjang.

Belum ada kepastian mengenai durasi layanan psikologis yang disediakan untuk warga Madura. PBNU menyebut program akan diperpanjang apabila kebutuhan lapangan meningkat atau jika pemerintah daerah meminta dukungan tambahan. Hingga laporan ini disusun, pemerintah daerah belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait proses rehabilitasi sosial pascakonflik.

PBNU menegaskan bahwa ketenangan sosial hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Saifullah berharap warga tetap menjaga ketertiban sembari menunggu proses hukum dan penyelidikan aparat terkait pemicu utama kerusuhan.

Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom