PBNU Prioritaskan Layanan Psikososial untuk Korban Kerusuhan Madura

PBNU
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf.

Manyala.co – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyiapkan layanan dukungan psikologis bagi masyarakat yang terdampak kerusuhan di wilayah Madura setelah sejumlah insiden kekerasan dilaporkan terjadi dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini diumumkan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban sosial dan membantu warga menghadapi dampak emosional pascakonflik.

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mengatakan organisasi menurunkan para psikolog dan tenaga pendamping yang sebelumnya diterjunkan untuk penanganan korban kekerasan di Jawa Timur. Menurut dia, dukungan tersebut diberikan untuk memastikan masyarakat mendapatkan ruang aman dalam mengelola trauma dan tekanan psikologis. “Kami menghadirkan para psikolog yang memiliki pengalaman menangani korban kekerasan dan kerusuhan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

PBNU menyatakan layanan ini diutamakan untuk kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak-anak. Tim pendampingan akan bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan pemerintah daerah untuk memetakan lokasi terdampak dan menilai kebutuhan lapangan. Hingga Minggu malam, belum ada laporan resmi mengenai jumlah warga yang menggunakan layanan tersebut.

Selain layanan psikososial, PBNU juga mengoordinasikan relawan kemanusiaan untuk memastikan distribusi bantuan dasar tetap berjalan. Menurut organisasi, dukungan ini bersifat jangka pendek dan akan dievaluasi secara berkala berdasarkan perkembangan situasi keamanan di lapangan.

Kerusuhan di Madura dilaporkan melibatkan kelompok warga yang saling bentrok setelah perselisihan lokal meluas menjadi kekerasan terbuka. Aparat keamanan telah dikerahkan untuk menstabilkan wilayah dan mencegah insiden berlanjut. Polisi belum merilis data resmi terkait jumlah korban maupun kerusakan fasilitas umum.

Alumni Teknik Unhas Angkatan 2006 Sukses Gelar 2 Dekade

PBNU menilai pemulihan sosial harus menjadi prioritas setelah kondisi keamanan terkendali. Organisasi menyebut upaya penyembuhan trauma dapat membantu meredam potensi eskalasi dan mendukung rekonsiliasi antarkelompok. Saifullah menambahkan bahwa penanganan pascakerusuhan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pemulihan hubungan sosial dan rasa aman masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, PBNU kerap terlibat dalam dukungan pemulihan psikososial pascainsiden kekerasan di sejumlah daerah, termasuk penanganan korban konflik komunal dan kasus kekerasan berbasis gender di Indonesia. Organisasi menyatakan model intervensi yang digunakan berbasis pada pendekatan komunitas dan pemulihan jangka panjang.

Belum ada kepastian mengenai durasi layanan psikologis yang disediakan untuk warga Madura. PBNU menyebut program akan diperpanjang apabila kebutuhan lapangan meningkat atau jika pemerintah daerah meminta dukungan tambahan. Hingga laporan ini disusun, pemerintah daerah belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait proses rehabilitasi sosial pascakonflik.

PBNU menegaskan bahwa ketenangan sosial hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Saifullah berharap warga tetap menjaga ketertiban sembari menunggu proses hukum dan penyelidikan aparat terkait pemicu utama kerusuhan.

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom