Enrekang, Manyala.co — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Pemerintah Kota Tarakan dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Enrekang untuk menjajaki kerja sama antardaerah, khususnya dalam pengembangan potensi komoditas unggulan.
Beberapa potensi yang akan dibahas dalam kerja sama ini antara lain komoditas bawang merah, cabai, dan tanaman hortikultura lainnya.
Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, mengatakan bahwa rencana kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Kerja Sama Antardaerah (KAD) terkait pemenuhan dan distribusi pasokan pangan.
“Kunjungan dari Provinsi Kaltara dan Kota Tarakan akan difasilitasi oleh Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia,” ujar Yusuf Ritangnga.
Ia menambahkan bahwa kerja sama ini juga dapat membantu mengendalikan laju inflasi, baik di Enrekang maupun di Kaltara dan Tarakan.
“Dengan kerja sama ini, harga komoditas bisa tetap stabil dan penyerapan bawang merah dari Enrekang bisa meningkat,” jelasnya.
Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Enrekang, potensi produksi bawang merah pada tahun 2024 diperkirakan mencapai 205.119 ton, sementara potensi produksi cabai mencapai sekitar 11 ribu ton.
































