PSM Makassar Hanya Imbang Lagi, Kritik Mengalir untuk Bernardo Tavares: Strategi Sudah Kehabisan Ide?

PSM Makassar Hanya Imbang Lagi, Kritik Mengalir untuk Bernardo Tavares: Strategi Sudah Kehabisan Ide? - PSM - Gambar 165
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares saat konferensi pers sebelum laga Bhayangkara Lampung FC vs PSM Makassar di Ruang Media Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (15/8/2025).

Manyala.co – Kritik keras mulai diarahkan kepada Bernardo Tavares setelah PSM Makassar kembali gagal menjaga keunggulan di awal musim Super League 2025/2026. Hasil imbang kedua beruntun membuat publik menilai sentuhan taktikal sang pelatih asal Portugal sudah mulai kehilangan magisnya.

Pada laga pekan kedua, Sabtu (16/8/2025), Juku Eja hanya mampu membawa pulang satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Bhayangkara FC. Sama seperti pertandingan sebelumnya ketika menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, PSM sebenarnya unggul lebih dulu, namun gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Dua Pertandingan, Pola Sama: Unggul Duluan, Gagal Menang

Catatan ini menjadi sorotan besar. Dalam dua laga awal musim, pola yang ditunjukkan PSM begitu seragam: mencetak gol lebih dulu, tetapi kemudian kehilangan konsentrasi dan gagal mengamankan kemenangan. Hal ini menimbulkan pertanyaan soal kemampuan Tavares dalam membaca situasi dan melakukan penyesuaian strategi di tengah pertandingan.

Sejak pertama kali menukangi PSM, Tavares memang dikenal mengandalkan pola serangan balik cepat. Strateginya cenderung melepas penguasaan bola dan mengandalkan direct passing dengan tempo tinggi. Namun, di musim ketiganya, pola itu mulai terlihat buntu.

Data Statistik Ungkap Kelemahan

Laga kontra Bhayangkara FC memberi gambaran jelas soal problem PSM. Dari total 196 kali percobaan umpan, hanya 123 yang sukses, sementara 73 lainnya gagal. Tingkat akurasi tersebut tergolong rendah untuk klub sebesar PSM Makassar.

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

Selain itu, kualitas serangan juga bermasalah. Dari lima tembakan yang dilepaskan, hanya satu yang tepat sasaran dengan akurasi 33,3 persen. Perbandingan ini sangat timpang dengan Bhayangkara FC yang melepas 10 tembakan, tiga di antaranya mengarah ke gawang, serta menguasai bola hingga 68 persen.

Walau unggul dalam duel bertahan dengan 15 tekel sukses dan menghasilkan lebih banyak tendangan sudut (4 berbanding 3), performa ofensif Juku Eja tetap jauh dari memuaskan.

Suporter Mulai Gerah: “Taktik BT Sudah Mentok!”

Kekecewaan pun meledak di media sosial. Kolom komentar akun resmi Instagram PSM Makassar dipenuhi kritik terhadap Tavares.

“Sudah tiga musim, masalah lini tengah tidak pernah selesai. Main long ball terus, tidak jelas arah bolanya,” tulis akun @_adhi27.

Sementara itu, akun @s_besar070706 menyoroti belanja pemain musim ini. “Beli banyak striker percuma kalau tidak ada gelandang box to box. Siapa yang mau suplai bola? Strategi BT kayaknya sudah mentok.”

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Ada pula yang menyebut tidak ada perkembangan signifikan dari musim lalu. “Ngga ada perubahan dari musim lalu, tetap saja skemanya sama,” tulis akun @samsiraf19.

Kritik ini menunjukkan bahwa suporter sudah mulai kehilangan kesabaran terhadap pola permainan PSM yang dianggap monoton dan mudah dibaca lawan.

Skuad Mahal, Prestasi Belum Sebanding

Ironisnya, PSM saat ini memiliki salah satu skuad termahal di Indonesia. Menurut data Transfermarkt, nilai pasar tim Juku Eja mencapai Rp86,21 miliar. Angka ini menempatkan mereka di posisi keempat di bawah Dewa United (Rp95,34 miliar), Persib Bandung (Rp92,73 miliar), dan Persija Jakarta (Rp86,91 miliar).

Artinya, dengan materi pemain yang mewah, ekspektasi publik terhadap prestasi PSM sangat tinggi. Namun, hasil di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

Awal Musim yang Mengecewakan

Bagi Bernardo Tavares, hasil imbang beruntun di awal musim menjadi sinyal alarm. Sebab, fans sudah mulai mempertanyakan kapabilitasnya untuk membawa PSM tampil konsisten bersaing di papan atas.

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Meski sempat mengalami masalah administrasi akibat sanksi FIFA, manajemen PSM sudah berusaha membangun skuad kompetitif dengan mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk lima legiun asing. Namun, sampai kini belum terlihat adanya peningkatan berarti dalam permainan tim.

Jika tidak segera melakukan evaluasi dan memperbaiki kelemahan, terutama di sektor tengah dan efektivitas serangan, bukan tidak mungkin tekanan terhadap Tavares semakin besar dan membuat posisinya sebagai pelatih kian goyah.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom