Manyala.co – PSM Makassar sukses menutup babak pertama dengan keunggulan tipis 1-0 atas Persita Tangerang dalam pertandingan terakhir Liga 1 musim 2024/2025 yang digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat malam, 23 Mei 2025. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, tim berjuluk Juku Eja tampil lebih dominan sepanjang 45 menit pertama.
Sejak awal pertandingan, skuad asuhan Bernardo Tavares langsung menekan lini pertahanan tim tamu. PSM sempat menjebol gawang Persita di menit ke-16 lewat sepakan Balotelli, namun gol itu dianulir karena Syahrul Lasinari dinilai lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap kiper Persita, Kartika Ajie.
Empat menit berselang, peluang emas kembali didapat PSM. Kali ini, mereka mendapat hadiah penalti usai pelanggaran terjadi di kotak terlarang. Balotelli kembali dipercaya sebagai eksekutor dan berhasil melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya membuat Kartika Ajie tak berkutik, membawa PSM unggul 1-0.
Menjelang akhir babak pertama, PSM kembali menekan dan sempat mengklaim penalti kedua karena dugaan handball pemain Persita di area pertahanan. Namun setelah wasit meninjau ulang insiden lewat VAR, keputusan tetap tidak mengarah ke titik putih.
Hingga wasit meniup peluit tanda istirahat, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan PSM. Permainan disiplin di lini belakang dan agresivitas lini tengah menjadi kunci dominasi tim tuan rumah sejauh ini.
Adapun formasi yang diturunkan PSM mengandalkan skema 4-4-2 dengan Hilman Syah menjaga gawang. Empat pemain belakang diisi oleh Syahrul Lasinari, Daffa Salman, Aloisio Neto, dan Victor Luiz. Di sektor tengah ada Rizky Eka Pratama, Akbar Tanjung, Latyr Fall, dan Fahrul Aditia, sementara duet lini depan dipercayakan kepada Balotelli dan Victor Dethan.
Di kubu Persita, pelatih Jan Saragih memilih pola 4-3-3. Kartika Ajie berdiri di bawah mistar, dibantu empat bek Mario Jardel, Tamirlan Kozubaev, Charisma Fathoni, dan Muhammad Toha. Tiga gelandang yang diturunkan adalah Ahmad Fahd, Andriano Saputra, dan Eber Bessa, dengan lini serang ditempati Yardan Yafi, Nur Hardianto, dan Jack Brown.
Pertandingan ini menjadi laga pamungkas yang menentukan akhir perjalanan kedua tim di musim ini. Babak kedua akan menjadi penentu apakah PSM bisa mempertahankan keunggulan atau justru Persita mampu membalikkan keadaan.






























