Manyala – Pondok Pesantren Modern (PPM) Al-Fityan Gowa menggelar peresmian tahap kedua gedung pendidikan dan asrama santri, Jumat, 5 Desember 2025.
Peresmian tahap kedua ini dihadiri langsung oleh Pejabat Negara Kuwait. Hadir di antaranya Duta Besar Kuwait untuk Republik Indonesia, Kepala Pendanaan Dakwah dan Bantuan Kemanusiaan Badan Wakaf Kuwait, Wakil Direktur Yayasan Rahmah Internasional Kuwait, Ketua Yayasan Al-Fityan Indonesia, dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Gowa.
Muhammad Fauzi Rahman, Direktur Yayasan Al-Fityan Cabang Gowa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kuwait atas bantuan yang telah diberikan kepada Yayasan Al-Fityan Indonesia.
“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah dan masyarakat Kuwait yang telah memberikan bantuan pendidikan kepada kami,” tuturnya dalam sambutan.
“Melalui lembaganya Kuwait Awqaf Public Fondation atau Badan Umum Wakaf Kuwait, Negara Kuwait telah (banyak) berkontribusi untuk pembangunan Pondok Pesantren Modern Al-Fityan Gowa,” ungkapnya.
Fauzi Rahman juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa yang telah mendukung PPM Al-Fityan Gowa selama ini.
“Terima kasih (juga) kepada pemerintah daerah Kabupaten Gowa yang telah memberikan dukungan kepada Yayasan Al-Fityan Gowa selama ini untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia,” ujarnya.
Fauzi Rahman mengungkapkan, lembaganya berkomitmen melahirkan generasi-generasi unggul untuk kemajuan Indonesia dan Kabupaten Gowa secara khusus.
“Kami di PPM Al-Fityan Gowa berkomitmen mencetak generasi-generasi yang unggul yang akan berkontribusi di tengah-tengah masyarakat,” terangnya.
“Lewat berbagai instrumen pendidikan, kami berkomitmen untuk mencetak generasi-generasi yang siap menghadapi tantangan zaman ke depan,” pungkas Fauzi Rahman.
Kepala Pendanaan Dakwah dan Bantuan Kemanusiaan Badan Wakaf Kuwait, Ahmad Abdulaziz Al-Fahad berharap bantuan yang telah diberikan membawa manfaat besar untuk pembinaan generasi muda di Indonesia.
“Hari ini kita meresmikan gedung sekolah dan asrama. Mudah-mudahan ini memberikan manfaat yang besar buat santri-santri kita,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa Jamaris mengungkapkan, Pesantren Al-Fityan telah menunjukkan kontribusi positifnya terhadap pengembangan pendidikan di Kabupaten Gowa.
“Kami cukup diuntungkan dengan kehadiran PPM Al-Fityan Gowa karena selain menjadi alternatif pendidikan keislaman, juga karena program-programnya sejalan dengan program kita Kabupaten Gowa,” bebernya.
“Pesantren Al-Fityan akan menjadi bagian dari proses kemajuan Gowa di masa yang akan datang. Kehadiran Al-Fityan akan menjadi khazanah tersendiri bagi pendidikan di Kabupaten Gowa,” sambung Jamaris.
Bahkan Kepala Kementerian Agama mengakui bahwa Al-Fityan telah menjadi alternatif utama pendidikan keagamaan di Kabupaten Gowa.
“Kami merasakan bahwa Al-Fityan tidak sekadar menjadi kompetitif baru tapi bahkan telah menjadi pilihan utama masyarakat,” ungkap Jamaris.
“Sejak kehadiran Al-Fityan masyarakat memiliki lebih banyak alternatif pendidikan yang berkualitas,” pungkasnya.
































