Sidang Nikita Mirzani Kembali Ricuh, Adu Mulut hingga Dorong-Dorongan Warnai Persidangan

Sidang Nikita Mirzani Kembali Ricuh, Adu Mulut hingga Dorong-Dorongan Warnai Persidangan - Nikita - Gambar 417
Sidang Nikita Mirzani Kembali Ricuh, Adu Mulut hingga Dorong-Dorongan Warnai Persidangan.

Manyala.co – Ketegangan kembali mewarnai lanjutan persidangan kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang dengan terdakwa selebritas kontroversial, Nikita Mirzani. Sidang yang berlangsung pada Kamis siang, 31 Juli 2025, diwarnai insiden kericuhan usai salah satu saksi kunci memberikan kesaksiannya.

Dalam agenda sidang kali ini, tim jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan dua orang saksi untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim, yaitu Oky Pratama dan Shella Saukia. Kedua saksi ini disebut memiliki keterkaitan penting dalam perkara yang menjerat Nikita serta asistennya, Mail Saputra.

Kericuhan terjadi tak lama setelah Oky Pratama menyelesaikan kesaksiannya. Ketegangan mulai muncul ketika kubu pelapor dan pihak terdakwa saling melontarkan komentar tajam yang berujung pada adu mulut. Situasi semakin panas hingga akhirnya terjadi aksi saling dorong di ruang persidangan, membuat suasana sidang menjadi tidak kondusif.

Sidang yang sejatinya berfokus pada pendalaman keterangan saksi dari pihak JPU justru teralihkan oleh konflik terbuka antara kedua pihak. Petugas keamanan pengadilan harus turun tangan untuk meredam situasi agar sidang bisa kembali dilanjutkan.

Dalam kasus ini, Jaksa menjerat Nikita Mirzani dan asistennya, Mail Saputra, dengan dakwaan serius. Mereka disebut telah mengancam dan melakukan pemerasan terhadap seorang pengusaha produk kecantikan bernama Reza Gladys. Menurut dakwaan, Nikita dan Mail meminta uang senilai Rp4 miliar sebagai bentuk “uang tutup mulut” agar tidak menyebarkan informasi yang merugikan terkait produk milik Reza.

LONTARA+ Kini Bisa Diakses via Website, Pemkot Makassar Perluas Jangkauan Layanan Digital

Jaksa menduga bahwa tindakan pemerasan ini tidak berdiri sendiri, melainkan juga terkait dengan upaya pencucian uang. Dengan demikian, selain dikenai pasal pemerasan, keduanya juga dijerat dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU), yang membuat proses hukum ini semakin kompleks.

Kasus ini menjadi perhatian publik bukan hanya karena menyangkut figur publik seperti Nikita Mirzani, tetapi juga karena kerap diwarnai oleh insiden-insiden yang mencuri perhatian, baik dari sisi media maupun masyarakat umum. Sebelumnya, beberapa persidangan Nikita juga sudah sempat diwarnai keributan, baik di dalam maupun luar ruang sidang.

Pihak kuasa hukum Nikita menyatakan bahwa kliennya siap membantah seluruh tuduhan yang dilayangkan terhadapnya. Mereka mengklaim bahwa semua tuduhan tersebut tidak berdasar dan cenderung merupakan upaya kriminalisasi terhadap klien mereka. Sementara itu, kuasa hukum Reza Gladys menekankan bahwa pihaknya memiliki bukti kuat dan mendesak pengadilan untuk menindak tegas praktik pemerasan yang dianggap telah mencoreng dunia bisnis kecantikan.

Majelis hakim yang memimpin jalannya sidang mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga ketertiban dan menghormati proses peradilan. Hakim menegaskan bahwa sidang selanjutnya akan dilanjutkan dengan pemeriksaan lanjutan terhadap saksi lainnya serta pembacaan analisis dari bukti-bukti digital yang telah dikumpulkan penyidik.

Persidangan ini dijadwalkan akan kembali digelar pekan depan, dengan agenda lanjutan mendengarkan keterangan saksi ahli serta pembuktian tambahan dari kedua belah pihak. Hingga saat ini, baik Nikita Mirzani maupun asistennya masih menjalani proses hukum dan belum mendapatkan putusan akhir dari majelis hakim.

Kuasai Fasum Sejak 1975, 16 PKL Pasar Cidu Makassar Direlokasi Demi Akses Lancar

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Kartika Sandra Desi Tinjau Bulog, Pastikan Pangan Tetap Aman

02

Muhammad Rahul Apresiasi Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba di Rokan Hilir

03

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

04

HIPMI Institute Sulsel Resmi Dilantik, Usung Ekosistem Kolaboratif untuk Cetak Founder Muda Berdaya Saing Global

05

Prabowo Nilai Krisis Global Jadi Peluang Percepatan Program Nasional

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement