Tarif Listrik Tetap pada Triwulan III 2025, Pemerintah Fokus Jaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi

Tarif Listrik Tetap pada Triwulan III 2025, Pemerintah Fokus Jaga Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi - Tarif - Gambar 872
Pemerintah melalui Kementerian ESDM memutuskan bahwa tarif listrik bagi pelanggan PLN yang mencakup periode Juli hingga September, tidak mengalami penyesuaian atau kenaikan.

Manyala.co – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan bahwa tarif listrik bagi pelanggan PLN pada Triwulan III Tahun 2025, yang mencakup periode Juli hingga September, tidak mengalami penyesuaian atau kenaikan. Keputusan ini berlaku baik untuk pelanggan nonsubsidi maupun kelompok pelanggan bersubsidi.

Penetapan tarif listrik tetap ini diumumkan langsung oleh Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu. Ia menyampaikan bahwa langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara stabilitas ekonomi nasional dan perlindungan terhadap daya beli masyarakat. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu memberikan ruang lebih luas bagi sektor industri untuk bersaing secara efisien di tengah kondisi perekonomian global yang belum sepenuhnya pulih.

“Kita ingin menjaga momentum pemulihan ekonomi. Dengan tarif yang tetap, diharapkan masyarakat tidak terbebani, dan sektor industri bisa tetap produktif. Ini juga bagian dari strategi untuk meningkatkan daya saing nasional,” ujar Jisman, sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterbitkan laman resmi RRI, Sabtu, 28 Juni 2025.

Dalam penjelasannya, Jisman juga menegaskan bahwa tarif untuk 13 golongan pelanggan nonsubsidi tetap tidak berubah. Golongan tersebut meliputi rumah tangga menengah ke atas, bisnis besar, industri besar, serta kantor pemerintahan. Meski secara teoritis ada potensi kenaikan tarif berdasarkan perhitungan parameter ekonomi makro, pemerintah memilih untuk menahan tarif demi stabilitas sosial dan ekonomi.

Sebagai catatan, tarif tenaga listrik diatur dan ditinjau setiap tiga bulan sekali, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024. Penyesuaian tarif listrik dilakukan berdasarkan perubahan sejumlah indikator ekonomi makro, seperti nilai tukar rupiah (kurs), tingkat inflasi nasional, Harga Batubara Acuan (HBA), serta harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP).

Alumni Teknik Unhas Angkatan 2006 Sukses Gelar 2 Dekade

Berdasarkan evaluasi terhadap parameter ekonomi pada periode Februari hingga April 2025, sejatinya terdapat potensi perubahan yang memungkinkan penyesuaian tarif. Namun, keputusan akhir pemerintah tetap menjaga tarif tetap alias tidak naik, sebagai bentuk keberpihakan terhadap masyarakat dan pelaku usaha kecil dan menengah.

Lebih lanjut, tarif listrik untuk 24 golongan pelanggan bersubsidi juga dipastikan tidak mengalami perubahan. Golongan ini mencakup pelanggan rumah tangga berpenghasilan rendah, usaha kecil dan mikro (UMKM), industri kecil, fasilitas sosial, serta rumah ibadah. Komitmen untuk mempertahankan tarif ini mencerminkan kebijakan afirmatif pemerintah terhadap kelompok rentan dan sektor ekonomi mikro.

“Pemerintah berharap agar PLN tetap melakukan efisiensi dalam pengelolaan operasionalnya, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Peningkatan volume penjualan tenaga listrik menjadi hal penting agar Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tetap seimbang,” jelas Jisman.

PLN sebagai badan usaha milik negara yang diberi mandat untuk mendistribusikan energi listrik nasional diminta untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam hal efisiensi biaya dan pengembangan energi berkelanjutan. Selain menjaga tarif tetap kompetitif, PLN juga didorong untuk memperluas layanan dan mengadopsi pendekatan teknologi digital dalam pelayanan.

Dengan keputusan ini, pemerintah berharap terciptanya iklim ekonomi yang kondusif. Tidak hanya menjaga daya beli rumah tangga, namun juga memberi dorongan positif bagi sektor produktif seperti industri dan usaha kecil. Kebijakan ini juga sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan fiskal negara dan perlindungan terhadap masyarakat.

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

Ke depan, pemerintah memastikan akan tetap mengevaluasi kebijakan tarif tenaga listrik setiap triwulan dengan mempertimbangkan berbagai faktor ekonomi domestik dan global. Masyarakat pun diimbau untuk tetap bijak dalam penggunaan energi listrik, mengingat efisiensi konsumsi energi turut berperan penting dalam stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom