Tawuran di Tallo Tewaskan Dua Warga dan Hanguskan 18 Rumah

Tawuran
Polisi yang melakukan penyelidikan di lokasi sejumlah rumah yang terbakar akibat tawuran antarwarga di kawasan pekuburan Beroanging, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (18/11/2025) siang.(Dok. Kompas.com/Reza Rifaldi)

Makassar, Manyala.co – Tawuran kelompok warga di Kecamatan Tallo, Makassar, kembali menimbulkan korban jiwa dan kerusakan besar dalam tiga bulan terakhir, dengan total dua orang tewas dan 18 rumah terbakar. Insiden terbaru terjadi dari Kamis malam hingga Jumat (21/11/2025) dini hari, ketika kelompok warga di Jl Tinumbu Lorong 148 dan warga Layang terlibat bentrok menggunakan petasan, batu, dan senjata rakitan.

Korban terbaru adalah seorang pelajar kelas dua SMA berinisial MDJ (16), yang meninggal setelah tertembak senapan angin. Remaja asal Jl Satando Lorong 3 itu dilaporkan terkena peluru di bagian dada kiri. “Korban dimakamkan di Kabupaten Soppeng,” kata Ketua RT 1/RW 6 Kelurahan Mallimongan, Syamsir, saat ditemui di rumah duka. Polisi masih menyelidiki pelaku penembakan.

Kematian MDJ menambah daftar korban dalam rentetan tawuran di wilayah utara Makassar. Pada 16 November 2025, seorang warga Sapiria bernama Nur Syam alias Cipas (37) juga meninggal setelah tertembak saat mencari anaknya di area tawuran antara kelompok Sapiria dan Borta di kawasan Pekuburan Beroangin. Ia dirawat dua hari di RS Akademis sebelum dinyatakan meninggal. Tawuran tersebut kemudian memicu kebakaran besar yang menghanguskan 13 rumah, diduga akibat lemparan bom molotov.

Kerusakan serupa juga terjadi pada 23 September 2025 di Jl Kandea III. Bentrok selama lebih dari empat jam menyebabkan lima rumah terbakar. Peristiwa itu membuat Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana, Dandim 1408/BS Kolonel Franki Susanto, dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turun langsung ke lokasi. Ketiganya kemudian menyepakati pendirian empat pos pengamanan yang dijaga Satpol PP, Brimob, dan TNI.

Pos pengamanan ditempatkan di antara Jl Kandea III–Jl Lembo serta antara Kampung Layang–Jl Tinumbu Lorong 148, yang selama ini menjadi titik rawan bentrok. Langkah itu sempat meredakan tensi selama sekitar dua pekan, dibantu mediasi antar tokoh masyarakat dan pemuda yang difasilitasi Forkopimda Makassar. Namun situasi kembali memanas, dan sejumlah tawuran muncul sporadis pada malam hari.

Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL

Kapolsek Tallo Kompol Syamsuardi mengaku belum mengetahui pemicu pasti bentrokan berulang tersebut. Ia mengatakan berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari patroli rutin, penempatan personel, hingga mediasi berkala. “Jadi kami sudah pertemukan entah sudah berapa kali,” ujarnya. Ia menyebut suara petasan sering menjadi pemicu munculnya kelompok yang berseteru. “Mereka diawali dengan bunyi petasan. Tiba-tiba muncul semua, tanpa alasan yang jelas,” katanya.

Menurut Syamsuardi, para pelaku tawuran biasanya membawa tameng, busur, senapan angin, dan bom molotov begitu mendengar suara petasan. Ia menambahkan bahwa warga yang terlibat konflik sebenarnya tidak menunjukkan permusuhan dalam interaksi sehari-hari, seperti saat bertemu di warung atau tempat kerja.

Plh Kapolrestabes Makassar Kombes Muhammad Ridwan mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk menangani kasus penembakan MDJ. Ia menyatakan pos Brimob di titik rawan tawuran akan diaktifkan kembali untuk mencegah insiden susulan. “Kita siapkan satu SSK (Satuan Setingkat Kompi) untuk diplot di beberapa titik,” ujarnya.

Kecamatan Tallo, yang terdiri dari tujuh kelurahan dengan 76.850 penduduk berdasarkan data BPS 2024, menjadi salah satu wilayah dengan frekuensi tawuran tertinggi di Makassar dalam beberapa bulan terakhir. Bentrokan berulang itu menimbulkan kekhawatiran serius menjelang periode pergantian tahun, ketika penggunaan petasan meningkat dan dinilai berpotensi memicu kembali aksi kekerasan.

Komisi V DPR RI, BBWS, dan Pemkot Makassar Tata Kota Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom