Tolak Revisi UU TNI, Mahasiswa di Makassar Gelar Demonstrasi

Tolak Revisi UU TNI, Mahasiswa di Makassar Gelar Demonstrasi -  - Gambar 2358
Tolak Revisi UU TNI, Mahasiswa di Makassar Gelar Demonstrasi

 Manyala.co – Aksi penolakan revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) ikut berkumandang di Kota Makassar. Bukan hanya di media-media sosial, aksi penolakan revisi UU TNI tersebut juga disampaikan lewat demostrasi sebagai bentuk protes dan kritik terhadap pemerintah.

Adapun penolakan revisi UU TNI ini disuarakan oleh kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM). Mereka menggelar aksi demonstrasi di pertigaan Jalan AP Pettarani-Letjend Hertasning, Kota Makassar, Senin (17/3/2025).

Mereka menyuarakan penolakan tegas terhadap revisi UU TNI yang dinilai mengancam prinsip demokrasi dan berpotensi menghidupkan kembali dwifungsi ABRI atau dwifungsi TNI.

Demostrasi yang diwarnai dengan pembakaran ban bekas dan pemblokiran jalan menggunakan truk kontainer turut memicu kemacetan lalu lintas di jalan tersebut.

Selain itu, massa aksi juga membentangkan berbagai spanduk berisi kecaman dan tuntutan, seperti “Kembalikan TNI ke Jalan yang Benar”, “Maruli Simanjuntak Otak Kampungan”, dan “Indonesia Darurat Neo Orde Baru (Orba)”.

Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL

Panglima Besar GAM, La Ode Ikra Pratama, dalam orasinya menyoroti proses pembahasan revisi UU TNI yang dilakukan secara tertutup oleh Komisi I DPR RI di sebuah hotel.

Ia menilai, langkah tersebut mencerminkan kurangnya keterbukaan publik dalam perumusan kebijakan penting.

“Kami anggap pembahasan ini sangat merugikan masyarakat karena tidak adanya keterbukaan publik. Ini memungkinkan kembalinya fungsi dwifungsi TNI,” ungkap Ikra.

Ikra juga mengkritik sejumlah pasal kontroversial dalam draf revisi UU TNI, terutama pasal 47 ayat 2 dan pasal 3, yang berpotensi memperluas kewenangan TNI di sektor sipil.

“Awalnya, TNI hanya terlibat di 10 lembaga sipil, kini bertambah menjadi 15 lembaga. Jangan sampai TNI tidak netral lagi dan keluar dari tugas utamanya sebagai penjaga keamanan negara,” tukasnya.

Komisi V DPR RI, BBWS, dan Pemkot Makassar Tata Kota Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Menurutnya, revisi UU TNI tidak hanya mengancam netralitas militer, tetapi juga membahayakan jalannya demokrasi di Indonesia.

“Kami mencegah itu. Kami menuntut pemerintah agar lebih jeli dalam setiap pembahasan undang-undang, terutama yang dilakukan secara terburu-buru seperti ini,” tegas Ikra.

Ia menduga, adanya campur tangan pihak-pihak tertentu, termasuk unsur militer di pemerintahan.

“Kami menduga ada pihak-pihak yang terlibat, termasuk Presiden sendiri. Dalam beberapa kasus yang muncul selama kepemimpinan Prabowo, tidak ada pernyataan tegas terkait pengamanan negara,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mengecam pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak yang sempat menyebut pihak-pihak penolak revisi UU TNI sebagai “otak kampungan”.

Elon Musk Nilai Kuliah Kian Kurang Relevan di Era AI

“Pernyataan seperti itu sangat tidak pantas diucapkan oleh seorang Kepala Staf Angkatan Darat,” pungkasnya. 

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom