Manyala.co – Undian Liga Champions musim 2025/2026 resmi digelar di Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (28/8/2025) malam waktu Indonesia. Ajang paling prestisius di Eropa itu kembali menghadirkan drama sejak awal karena banyak klub raksasa langsung bertemu di fase liga yang menggunakan format baru.
Acara pengundian dipandu oleh Sekretaris Jenderal UEFA Giorgio Marchetti, dengan menghadirkan dua legenda sepak bola dunia, Zlatan Ibrahimovic dan Ricardo Kaka. Mereka menjadi saksi ketika klub-klub unggulan dari berbagai pot saling dipertemukan.
Format baru ini membuat 36 tim peserta tidak lagi terbagi dalam grup seperti sebelumnya, melainkan menjalani sistem liga dengan delapan laga. Masing-masing klub akan bertemu dua lawan dari tiap pot, sehingga dalam satu musim fase awal, jadwal padat dan duel besar tak terelakkan.
Chelsea misalnya, langsung harus bersua dua lawan berat: Bayern Munich dan Barcelona. Real Madrid juga tak kalah apes, karena harus meladeni Manchester City, Liverpool, dan Juventus di fase awal. Sementara itu, Inter Milan dipertemukan dengan Liverpool, Borussia Dortmund, hingga Arsenal. PSG pun tak terhindar dari jalan terjal, karena berhadapan dengan Bayern, Chelsea, hingga Atalanta.
Fase liga akan berlangsung mulai 16–18 September 2025 hingga 28 Januari 2026. Dari sana, delapan tim teratas klasemen otomatis melaju ke 16 besar. Sementara peringkat 9–24 harus melewati babak playoff dua leg untuk memperebutkan delapan tiket tersisa. Final musim ini dijadwalkan digelar di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada 31 Mei 2026.
UEFA menegaskan sistem baru ini diharapkan bisa meningkatkan daya tarik kompetisi. Namun, bagi klub, tantangan fisik dan rotasi pemain akan sangat berat, mengingat jadwal yang padat dan kualitas lawan yang lebih merata sejak awal.
Daftar hasil undian memperlihatkan bagaimana hampir semua klub papan atas mendapat lawan tangguh. Manchester City akan diuji oleh Borussia Dortmund, Real Madrid, Villarreal, dan Napoli. Sedangkan Barcelona mendapat jalur sulit karena harus menghadapi PSG, Chelsea, hingga Eintracht Frankfurt.
Tidak hanya itu, tim-tim dari pot bawah juga berpotensi memberi kejutan. Klub seperti Bodo/Glimt, Union SG, atau Qarabag bisa menjadi batu sandungan bila tim besar lengah. Pafos FC asal Siprus dan Kairat Almaty dari Kazakhstan yang berstatus kuda hitam juga siap mencuri perhatian, meski berada di antara para raksasa.
Secara keseluruhan, atmosfer Liga Champions 2025/2026 sudah panas sejak undian. Pertemuan klasik antara klub besar Eropa akan langsung tersaji bahkan sebelum kompetisi memasuki fase knockout. Para suporter pun kini hanya menunggu bagaimana duel-duel sengit itu akan berlangsung di lapangan mulai September mendatang.






























