Yuran Fernandes Boleh Main Lagi Setelah 9 Agustus, Persiapan PSM Makassar Musim Depan Aman

Yuran Fernandes Boleh Main Lagi Setelah 9 Agustus, Persiapan PSM Makassar Musim Depan Aman - PSM Makassar - Gambar 1396
Hukuman yang awalnya berupa larangan beraktivitas selama satu tahun kini dikurangi menjadi tiga bulan. Istimewa

Manyala.co – Kabar baik datang untuk PSM Makassar jelang musim kompetisi mendatang. Kapten tim, Yuran Fernandes, dipastikan bisa kembali bermain setelah masa hukumannya dipangkas oleh Komite Banding (Komding) PSSI. Hukuman yang awalnya berupa larangan beraktivitas selama satu tahun kini dikurangi menjadi tiga bulan.

Manajer PSM, Muhammad Nur Fajrin, menyampaikan keputusan tersebut dalam konferensi pers virtual pada Sabtu malam (17/5/2025). Ia menjelaskan bahwa masa sanksi Yuran dimulai sejak 9 Mei dan akan berakhir pada 9 Agustus 2025, sehingga sang bek tangguh bisa langsung memperkuat Juku Eja di awal musim baru jika liga dimulai setelah tanggal tersebut.

“Kalau dihitung dari tanggal 9 Mei, maka pada 9 Agustus Yuran sudah bisa kembali bermain di kompetisi nasional. Jadi tidak ada yang mengganggu persiapan tim untuk musim depan,” ujar Fajrin.

Dijelaskan juga bahwa Yuran Fernandes masih terikat kontrak selama satu musim ke depan bersama PSM, dan pihak klub sudah memastikan bahwa keputusan Komding ini tidak akan memengaruhi status sang pemain di skuad.

“Kontrak Yuran masih berlaku satu tahun lagi. Kita sudah bicarakan langsung dengan yang bersangkutan, dan dia tetap bagian dari PSM musim depan,” tambah Fajrin.

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Dari Sanksi Berat Hingga Dukungan FIFPro

Sanksi awal selama 12 bulan kepada Yuran dijatuhkan oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI setelah sang pemain menyampaikan kritik keras terhadap kualitas wasit usai pertandingan PSM Makassar melawan PSS Sleman pada 3 Mei lalu. Dalam komentarnya, Yuran menuduh wasit tidak netral dan secara terang-terangan menyebut bahwa sang pengadil sengaja membantu lawan.

Meski Yuran sempat menghapus unggahannya dan meminta maaf secara terbuka, proses hukum tetap berjalan. Ia menjalani sidang Komdis pada 7 Mei dan akhirnya dijatuhi hukuman berat.

Namun langkah banding yang ditempuh PSM Makassar mendapat perhatian internasional. Asosiasi pesepakbola dunia, FIFPro, menyuarakan keprihatinan atas sanksi yang dianggap tidak adil dan tidak proporsional. Lewat akun Instagram resminya pada 15 Mei, FIFPro menyatakan dukungannya kepada Yuran Fernandes dan menekankan bahwa setiap pemain memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya.

Organisasi tersebut juga sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) untuk memberikan pendampingan hukum kepada Yuran.

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Kemungkinan Peninjauan Kembali

Meski hukuman telah dikurangi, PSM Makassar masih mempertimbangkan untuk mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Menurut Fajrin, pihaknya menghormati keputusan Komding yang telah mengurangi masa sanksi, namun tidak menutup kemungkinan akan menempuh langkah hukum lanjutan jika terdapat bukti baru yang bisa memperkuat posisi Yuran.

“Kami tentu mengapresiasi pengurangan hukuman ini. Tapi kami juga akan mengevaluasi apakah akan mengambil langkah PK. Yang pasti, kami ingin keadilan ditegakkan seadil-adilnya,” ucap Fajrin.

Pecinta PSM Tunjukkan Dukungan Penuh

Dukungan dari suporter PSM terhadap Yuran Fernandes terus mengalir. Mereka menyuarakan solidaritas terhadap kapten timnya dan menyatakan siap turun ke jalan jika banding yang diajukan ditolak sepenuhnya. Kecintaan terhadap Yuran memang tak lepas dari perannya yang besar dalam mengangkat performa PSM beberapa musim terakhir.

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Yuran sendiri sempat menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang dianggap menyinggung. Ia menegaskan bahwa komentarnya ditujukan pada situasi pertandingan, bukan kepada bangsa Indonesia.

“Saya tidak bermaksud menyakiti siapa pun. Saya mohon maaf dan berharap hal ini tidak disalahartikan,” ujar pemain bernomor punggung 4 tersebut.

Meski sudah mengklarifikasi dan menunjukkan itikad baik, sanksi tetap dijatuhkan. Beruntung, dengan adanya putusan baru dari Komding, Yuran tak perlu absen sepanjang musim.

Kini, dengan kepastian bahwa Yuran Fernandes bisa kembali memperkuat lini belakang PSM Makassar setelah 9 Agustus, klub dan suporter bisa bernapas lega. Fokus kini beralih ke persiapan menyongsong musim baru, di mana Yuran diharapkan tetap menjadi pilar penting dalam ambisi Pasukan Ramang meraih prestasi lebih tinggi.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom