Yusuf Mansur Klarifikasi Video Jasa Doa Berbayar: “Itu Hanya Candaan”

Yusuf
Ustaz Yusuf Mansur yang kini sedang disorot © KapanLagi.com/Budy Santoso

Manyala.co Pendakwah Yusuf Mansur kembali menjadi sorotan publik setelah potongan video lamanya beredar luas di berbagai platform media sosial. Dalam video tersebut, ia tampak berbicara mengenai tawaran doa istimewa bagi jemaah yang melakukan transfer dana dalam jumlah tertentu melalui aplikasi PayTren.

Klip berdurasi pendek itu menimbulkan kesalahpahaman di kalangan warganet. Banyak yang menilai Yusuf Mansur membuka jasa doa berbayar dengan tarif mencapai Rp10 juta hingga Rp20 juta. Beberapa cuplikan juga memperlihatkan ia menyebutkan akan “mendoakan secara khusus” bagi mereka yang berdonasi lebih besar.

Menanggapi kontroversi tersebut, Yusuf Mansur memberikan klarifikasi melalui wawancara di stasiun televisi iNews pada Senin (13/10/2025). Ia menegaskan bahwa video yang beredar merupakan rekaman lama, sekitar tahun 2016, yang diambil ketika dirinya bersama tim sedang menguji fitur transfer antar pengguna dalam aplikasi PayTren.

“Itu video lama, sekitar tahun 2016. Waktu itu kami lagi jajal fitur transfer antar pengguna tanpa biaya admin. Suasananya santai, kongko-kongko, dan saya memang suka bercanda,” ujar Yusuf Mansur.

Ia menjelaskan, dalam proses uji coba tersebut, ia meminta peserta untuk mencoba transfer dengan nominal kecil, sambil melontarkan candaan bahwa dirinya akan turut mendoakan pengirim dana. “Saya bilang, ‘ayo jajal sedekah deh, nanti kita doain.’ Masa iya doa dijual? Enggak lah. Saya malah doain diri saya juga, supaya jadi ustaz yang benar,” katanya.

Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL

Yusuf Mansur menegaskan dana yang dikirimkan pengguna saat itu tidak pernah masuk ke rekening pribadinya. Seluruh transfer diarahkan ke lembaga-lembaga sedekah resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan lembaga sosial lain yang terafiliasi dengan program sedekah digitalnya. “Enggak ada yang sedekah ke saya. Semua ke rekening sedekah, bukan ke pribadi,” tegasnya.

Meski video tersebut menimbulkan gelombang kritik, Yusuf Mansur mengaku tidak marah dengan reaksi publik. Ia justru menilai polemik itu bisa menjadi pengingat positif agar masyarakat memperkuat keyakinan untuk berdoa langsung kepada Tuhan tanpa perantara.

“Kalau orang jadi ingat ‘ngapain doa bayar-bayar, langsung ke Allah aja’, itu bagus. Saya malah senang,” ujarnya. Ia menambahkan, dirinya tidak berencana menempuh jalur hukum atas beredarnya video tersebut karena memahami bahwa masyarakat bisa salah menafsirkan potongan rekaman tanpa konteks.

Kontroversi ini muncul di tengah status izin usaha aplikasi PayTren yang telah dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2024. Isu tersebut memperkuat sentimen negatif terhadap Yusuf Mansur, yang sebelumnya juga sempat menghadapi sorotan publik terkait sejumlah proyek investasi berbasis keagamaan.

Meski demikian, Yusuf Mansur menegaskan gaya dakwahnya yang diselingi humor tidak akan diubah. “Ceramah itu perlu ada candaan. Kalau ada yang potong-potong video, ya sudah, itu bagian dari risiko berdakwah di era digital,” tuturnya.

Komisi V DPR RI, BBWS, dan Pemkot Makassar Tata Kota Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Dengan klarifikasi ini, Yusuf Mansur berharap masyarakat dapat melihat konteks video secara utuh dan tidak terburu-buru menilai berdasarkan potongan rekaman yang beredar di internet.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom