Bos Sritex Iwan Kurniawan Lukminto Dicegah ke Luar Negeri, Diduga Terkait Skandal Kredit Bermasalah

Bos Sritex Iwan Kurniawan Lukminto Dicegah ke Luar Negeri, Diduga Terkait Skandal Kredit Bermasalah - Sritex - Gambar 1153
Kapala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) Harli Siregar di Gedung Kejagung RI, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2025). (dok. Via Tribunnews.com).

Manyala.co – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) telah mencegah Iwan Kurniawan Lukminto, pemimpin perusahaan tekstil raksasa PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), untuk bepergian ke luar negeri. Pencegahan ini dilakukan sejak 19 Mei 2024 dan berlaku selama enam bulan ke depan, sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret nama-nama penting di sektor perbankan dan industri tekstil nasional.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar. “Iya benar, IKL (Iwan Kurniawan Lukminto) telah dilakukan pencegahan,” ujar Harli saat dimintai keterangan pada Sabtu (7/6/2025).

Pihak Kejagung juga menginformasikan bahwa Iwan akan menjalani pemeriksaan lanjutan dalam waktu dekat. “⁠Informasi dari penyidik, terhadap yang bersangkutan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan pekan depan,” lanjut Harli.

Sebelumnya, Kejagung telah lebih dulu menetapkan Iwan Setiawan Lukminto yang kala itu menjabat sebagai Direktur Utama Sritex, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian kredit oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) serta PT Bank DKI Jakarta kepada PT Sritex Tbk. Selain Iwan, penyidik juga menetapkan DS, pimpinan Korporasi dan Komersial Bank BJB tahun 2020, serta YM, Direktur Utama Bank DKI tahun yang sama, sebagai tersangka.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, mengungkapkan bahwa nilai kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus ini mencapai Rp692 miliar. Ia menjelaskan bahwa kejanggalan mulai terdeteksi dari laporan keuangan Sritex yang mencatat lonjakan kerugian luar biasa dalam waktu singkat.

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

“PT Sri Rejeki Isman Tbk merupakan perseroan terbatas yang bergerak di bidang industri tekstil dengan kepemilikan saham mayoritas oleh PT Huddleston Indonesia sebesar 59,03 persen dan 40,97 persen saham publik,” jelas Qohar dalam konferensi pers, Rabu (21/5) malam.

Qohar juga menyoroti perubahan drastis kondisi keuangan perusahaan dalam dua tahun terakhir. Pada 2020, Sritex masih mampu mencetak keuntungan sebesar USD 85,32 juta (sekitar Rp1,24 triliun), namun setahun berselang, perusahaan justru mengalami kerugian sebesar USD 1,08 miliar atau sekitar Rp15,65 triliun. Hal ini memicu pertanyaan mengenai integritas pengelolaan keuangan dan penggunaan dana perusahaan.

“Jadi ini ada keganjilan. Dalam satu tahun, mengalami keuntungan signifikan lalu tahun berikutnya langsung merugi besar,” ujar Qohar.

Selain itu, ditemukan fakta bahwa utang Sritex dan anak usahanya kepada berbagai bank, termasuk bank milik negara dan daerah, mencapai lebih dari Rp3,58 triliun per Oktober 2024. Kredit tersebut diperoleh dari lebih dari 20 bank, baik swasta maupun pemerintah.

Dalam proses pengajuan kredit, pihak bank disebut telah melanggar sejumlah prosedur. Qohar menyebut bahwa penilaian kelayakan tidak dilakukan secara memadai. Bahkan, lembaga pemeringkat telah menyatakan bahwa Sritex memiliki risiko gagal bayar tinggi, namun tetap saja diberikan pinjaman besar tanpa jaminan.

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

“Padahal seharusnya pemberian kredit tanpa jaminan hanya bisa diberikan kepada debitur dengan peringkat A,” terang Qohar.

Lebih lanjut, Iwan selaku Direktur Utama Sritex diduga tidak menggunakan dana pinjaman sesuai peruntukan. Dana yang seharusnya digunakan sebagai modal kerja justru dipakai untuk membayar utang lama dan membeli aset non-produktif.

“Disalahgunakan untuk membayar utang dan membeli aset non-produktif sehingga tidak sesuai dengan tujuan kredit,” tambah Qohar.

Akibat dari praktik pemberian kredit bermasalah tersebut, PT Sri Rejeki Isman Tbk akhirnya dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang, melalui putusan nomor perkara 2/PDT.SUS-homologasi/2024/PN Niaga Semarang.

“Kerugian negara dari total kredit yang belum dilunasi mencapai Rp692.980.592.188,” tutup Qohar.

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wabup Enrekang Serahkan Bingkisan kepada Veteran pada HUT ke-81 TNI

02

Dikbud Enrekang Raih Juara 1 Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI Tingkat OPD

03

Kejari dan Pemkab Enrekang Mulai Revitalisasi Sarana Pendidikan, Anggaran TK Pembina Rp1,34 Miliar

04

Wabup Enrekang Dorong Pemerataan Listrik, 9 Titik Lisdes Siap Dikembangkan

05

Bupati Enrekang Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa

06

Pemkab Enrekang Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta Massenrempulu Periode 2026–2031

07

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement