Manyala — Anggota Komisi VI DPR RI daerah pemilihan Jember-Lumajang, Kawendra Lukistian, bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menghadiri pelepasan jamaah haji asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jumat (15/5/2026). Sebanyak 2.960 jamaah diberangkatkan pada musim haji tahun ini.
Dalam kegiatan tersebut, Kawendra menyampaikan bahwa jumlah jamaah haji asal Jember tahun ini menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Menurutnya, tingginya jumlah jamaah menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat dalam menunaikan ibadah haji sekaligus menjadi indikator meningkatnya akses pelayanan haji di daerah.
“Alhamdulillah, berkat perhatian Presiden Prabowo terhadap pelayanan umat, tahun ini jamaah haji asal Jember menjadi salah satu yang terbanyak di Indonesia. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus amanah untuk memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan maksimal,” ujar Kawendra.
Ia mengatakan pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan jamaah haji, mulai dari proses administrasi keberangkatan, pendampingan selama perjalanan, hingga pelayanan di Arab Saudi. Menurutnya, pelayanan yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran ibadah jamaah.
Kawendra menambahkan, pemerintah menaruh perhatian pada aspek keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan jamaah selama menjalankan ibadah haji. Ia juga berharap seluruh jamaah dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan lancar.
“Sesuai arahan Pak Presiden Prabowo, negara harus hadir memastikan masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, dan pulang menjadi haji yang mabrur,” katanya.
Pelepasan jamaah berlangsung di tengah suasana haru dan antusias dari keluarga pengantar. Sejumlah keluarga tampak memadati area keberangkatan untuk mengantar sanak saudara menuju Tanah Suci. Petugas pendamping dan panitia haji juga terlihat melakukan koordinasi untuk memastikan proses keberangkatan berjalan tertib.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi terhadap dukungan berbagai pihak dalam membantu pelayanan jamaah haji asal Jember. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyelenggara haji menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran keberangkatan jamaah.
“Terima kasih terutama untuk Mas Kawe yang selama ini terus memberi perhatian terhadap kebutuhan masyarakat Jember, termasuk dalam mendukung pelayanan jamaah haji agar semakin baik,” ujar Fawait dalam keterangan terpisah.
Jumlah jamaah haji asal Jember yang mencapai hampir tiga ribu orang menempatkan kabupaten tersebut sebagai salah satu daerah dengan kontribusi jamaah terbesar di Jawa Timur. Jawa Timur sendiri selama ini menjadi salah satu provinsi penyumbang jamaah haji terbesar secara nasional karena tingginya jumlah penduduk muslim dan panjangnya daftar tunggu keberangkatan.
Pemerintah dalam beberapa tahun terakhir juga terus melakukan penyesuaian layanan haji, termasuk peningkatan fasilitas embarkasi, penguatan layanan kesehatan jamaah, serta digitalisasi proses administrasi. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan di tengah tingginya jumlah calon jamaah.
Hingga Jumat malam, belum ada laporan resmi mengenai kendala dalam proses keberangkatan jamaah haji asal Jember dari Bandara Juanda Surabaya. Proses pemberangkatan dilaporkan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia penyelenggara ibadah haji.

































