Proses Psikologi Forensik Kasus Diplomat Arya Masih Berlangsung, Polisi Minta Publik Bersabar

Proses Psikologi Forensik Kasus Diplomat Arya Masih Berlangsung, Polisi Minta Publik Bersabar - Proses - Gambar 600
Proses Psikologi Forensik Kasus Diplomat Arya.

Manyala.co – Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa penyelidikan mendalam terhadap kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, terus berlangsung. Salah satu langkah krusial dalam penyelidikan tersebut adalah pemeriksaan psikologi forensik yang sudah dimulai sejak Minggu lalu. Namun hingga kini, hasil analisis tersebut masih dalam proses dan belum dapat diumumkan kepada publik.

AKBP Reonald Truly Sohumuntal Simanjuntak, selaku Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa tim ahli psikologi forensik telah bekerja melakukan pendalaman secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan untuk memahami kondisi psikologis Arya sebelum kematiannya serta kemungkinan faktor-faktor psikologis yang relevan dengan penyebab wafatnya sang diplomat.

Menurut Reonald, forensik psikologi merupakan cabang ilmu yang menggabungkan prinsip-prinsip psikologi dengan ranah hukum, baik pidana maupun perdata. Pemeriksaan ini melibatkan analisis kejiwaan korban, pembentukan profil psikologis, serta penelaahan terhadap dinamika sosial yang mungkin berpengaruh. Para ahli di bidang ini, yang dikenal sebagai psikolog forensik, memegang peran penting dalam memberikan pandangan objektif dan ilmiah terhadap kasus-kasus dengan kompleksitas psikologis.

Dalam keterangannya kepada awak media pada Sabtu (19/7) di Mapolda Metro Jaya, Reonald mengimbau masyarakat agar bersabar menanti hasil dari pemeriksaan yang tengah dilakukan. Ia menyatakan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara hati-hati dan menyeluruh, serta akan disampaikan secara transparan setelah tim penyidik memperoleh seluruh bukti pendukung dan hasil analisis forensik yang dibutuhkan.

“Semua keterangan dan alat bukti akan dikaji secara komprehensif sebelum disampaikan kepada publik. Kami tidak ingin berspekulasi. Hasil resmi nantinya akan diumumkan langsung oleh tim ahli,” ujar Reonald.

Elon Musk Nilai Kuliah Kian Kurang Relevan di Era AI

Dari sisi investigasi kriminal, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, khususnya dari Subdirektorat Reserse Mobil (Resmob), juga masih menunggu hasil yang sedang dikembangkan oleh laboratorium forensik dan tim psikolog. Mereka tengah mengumpulkan seluruh elemen bukti yang berkaitan dengan peristiwa tragis yang menimpa Arya.

Arya Daru Pangayunan ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar indekos pada Rabu, 9 Juli 2025. Lokasi penemuan jenazah yang terletak di kawasan Jakarta menjadi titik awal penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian. Garis polisi terlihat membentang di depan pintu tempat tinggal Arya, sementara sejumlah petugas berjaga di lokasi untuk memastikan prosedur investigasi berjalan tanpa gangguan.

Jenazah diplomat berusia 39 tahun tersebut kemudian dipulangkan ke kediaman keluarganya di Jalan Munggur, Jomblang, Janti, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Kehilangan Arya menjadi duka mendalam, terutama bagi rekan-rekan di Kementerian Luar Negeri yang mengenalnya sebagai sosok berdedikasi tinggi.

Reonald menegaskan bahwa institusinya berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan ini hingga tuntas dan tidak akan mengabaikan setiap aspek yang bisa menjelaskan penyebab pasti kematian Arya. Ia berharap tidak ada kendala besar dalam proses pengungkapan kasus ini dan berjanji bahwa polisi akan tetap terbuka kepada publik.

“Kami pastikan tidak ada yang ditutup-tutupi. Hasil penyelidikan akan kami paparkan dengan jelas, dan para ahli yang menangani akan menjelaskan detailnya dalam waktu yang tepat,” pungkas Reonald, menutup pernyataannya.

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

Dengan latar belakang diplomatik Arya yang cukup menonjol, publik pun menaruh perhatian besar terhadap penyebab kematiannya yang masih menyimpan banyak pertanyaan. Saat ini, semua pihak masih menunggu hasil final dari psikologi forensik serta proses laboratorium lainnya yang diharapkan bisa menguak tabir misteri di balik tragedi ini.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom