KPK Periksa Nadiem Makarim Hari Ini Terkait Dugaan Korupsi Proyek Google Cloud di Kemendikbudristek

KPK Periksa Nadiem Makarim Hari Ini Terkait Dugaan Korupsi Proyek Google Cloud di Kemendikbudristek - KPK - Gambar 333
KPK Periksa Nadiem Makarim Hari Ini Terkait Dugaan Korupsi Proyek Google Cloud di Kemendikbudristek.

Manyala.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 7 Agustus 2025, menjadwalkan pemeriksaan terhadap Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret proyek kerja sama penggunaan layanan Google Cloud di lingkungan Kemendikbudristek. Pemeriksaan ini menjadi perhatian publik, mengingat Nadiem sebelumnya merupakan figur penting dalam transformasi digital sektor pendidikan nasional.

Informasi mengenai jadwal pemeriksaan Nadiem dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, sehari sebelumnya. Tanpa menjelaskan lebih lanjut, Fitroh membenarkan bahwa pemanggilan tersebut memang dijadwalkan dan akan dilangsungkan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Sementara itu, kuasa hukum Nadiem, Mohamad Ali Nurdin, menyatakan bahwa kliennya akan memenuhi undangan penyidik KPK dan telah bersiap sejak pagi hari.

“Bismillah hadir. Saya yang mendampingi beliau langsung,” ujar Ali dalam keterangannya kepada wartawan. Ia menambahkan bahwa Nadiem akan tiba di gedung KPK sekitar pukul 09.00 WIB.

Pemanggilan ini menjadi bagian dari proses penyelidikan intensif yang dilakukan KPK terhadap dugaan penyimpangan dalam kerja sama proyek layanan Google Cloud di bawah naungan Kemendikbudristek. Proyek yang seharusnya mendukung agenda digitalisasi pendidikan itu kini justru menjadi titik perhatian aparat penegak hukum, terutama setelah muncul indikasi adanya tindak pidana korupsi.

Beberapa tokoh yang diduga memiliki keterkaitan dengan proyek tersebut sudah lebih dulu dipanggil untuk dimintai keterangan. Pada 30 Juli 2025, misalnya, KPK telah meminta klarifikasi dari Fiona Handayani, yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Mendikbudristek. Menyusul kemudian, dua mantan petinggi perusahaan teknologi GoTo, Andre Soelistyo dan Melissa Siska Juminto, juga menjalani pemeriksaan pada 5 Agustus 2025.

Jawab Pandangan Fraksi DPRD Makassar, Wali Kota Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat

Meski banyak yang mengaitkan proyek Google Cloud dengan skandal lain di sektor pendidikan, KPK menegaskan bahwa perkara ini berbeda dengan kasus pengadaan perangkat Chromebook, yang saat ini tengah ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Perbedaan fokus penyelidikan ini ditegaskan untuk memperjelas bahwa penyidik KPK hanya menangani dugaan korupsi yang berkaitan dengan kerja sama layanan cloud computing, bukan proyek pengadaan perangkat keras.

Namun, penyelidikan tidak berhenti di sana. KPK juga mengembangkan penyelidikan terhadap potensi pelanggaran hukum lain yang berkaitan erat dengan proyek Google Cloud, salah satunya adalah kasus pengadaan kuota internet gratis bagi peserta didik di masa pandemi. Dugaan keterkaitan antara dua proyek digital tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi, pengawasan, dan mekanisme distribusi anggaran dalam program digitalisasi Kemendikbudristek.

Di sisi lain, kasus pengadaan Chromebook yang ditangani Kejagung juga menunjukkan betapa rumitnya praktik pengadaan barang dan jasa di sektor pendidikan selama periode 2019 hingga 2022. Dalam perkara tersebut, Kejagung telah menetapkan empat tersangka yang dianggap bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan anggaran negara. Mereka adalah Jurist Tan, mantan Staf Khusus Mendikbudristek; Ibrahim Arief, yang disebut sebagai mantan konsultan teknologi; serta dua pejabat struktural Kemendikbudristek, Sri Wahyuningsih (mantan Direktur Sekolah Dasar periode 2020–2021) dan Mulyatsyah (mantan Direktur SMP periode 2020–2021).

Kedua kasus ini, meskipun ditangani oleh lembaga penegak hukum yang berbeda, memiliki irisan yang sama: upaya digitalisasi pendidikan nasional. Sayangnya, niat baik tersebut justru dibayangi oleh dugaan praktik korupsi yang melibatkan pihak internal kementerian dan mitra eksternal. Dalam konteks ini, transparansi, integritas pejabat publik, serta akuntabilitas penggunaan teknologi digital menjadi sorotan tajam.

Pemeriksaan terhadap Nadiem Makarim hari ini dipandang sebagai langkah penting untuk mengurai benang kusut yang mengitari proyek Google Cloud di Kemendikbudristek. Banyak pihak berharap proses hukum dapat berjalan terbuka, adil, dan tidak tebang pilih. Sementara itu, masyarakat menanti kejelasan atas kasus yang telah menimbulkan spekulasi luas, terutama karena menyangkut nama besar dan program strategis nasional.

Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA

Baca Juga: Jejak Keterlibatan Nadiem Makarim dalam Proyek Chromebook Rp9,3 Triliun, Kejagung Beberkan Fakta Baru

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

05

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

06

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement