Manyala.co – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto merotasi sejumlah pejabat struktural, termasuk menunjuk Komisaris Besar Dedy Tabrani sebagai Kepala BNN Provinsi Aceh, berdasarkan surat telegram resmi tertanggal 12 Desember 2025.
Rotasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kepala BNN Nomor ST/28/XII/SU/KP.04/2025/BNN. Dokumen itu memuat pergeseran jabatan sejumlah perwira tinggi dan menengah di lingkungan BNN, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Dalam rotasi tersebut, Brigadir Jenderal Agus Rohmat yang sebelumnya menjabat Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah diangkat sebagai Direktur Hukum pada Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama. Sementara itu, Brigadir Jenderal Budi Sajidin yang sebelumnya memimpin BNN Provinsi Sulawesi Selatan ditunjuk sebagai Kepala BNN Provinsi Bali.
Perubahan juga terjadi di jajaran sekretariat utama BNN. Brigadir Jenderal Putu Putera Sadana diangkat sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Utama BNN. Brigadir Jenderal Deni Dharmapala dipercaya menjabat Kepala Biro Sumber Daya Manusia Aparatur dan Organisasi pada unit yang sama.
Pada tingkat kepemimpinan provinsi, Kombes Agung Prabowo ditunjuk sebagai Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan. Kombes Reeza Herasbudi diangkat sebagai Kepala BNN Provinsi Papua Barat, sementara Kombes Asep Taufik dipindahkan untuk memimpin BNN Provinsi Kalimantan Selatan.
Rotasi juga mencakup wilayah Kalimantan dan Maluku. Kombes Mada Roostanto diangkat sebagai Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah. Kombes Prasetyo Rachmat Purboyo ditunjuk sebagai Kepala BNN Provinsi Maluku, menggantikan pejabat sebelumnya.
Pada struktur biro pusat, Kombes Agus Dwi Hermawan diangkat sebagai Kepala Biro Umum Sekretariat Utama BNN. Selain itu, Kombes Suhermanto dipercaya mengisi posisi Direktur Intelijen pada Deputi Bidang Pemberantasan BNN.
Dalam rotasi ini, Kombes Dedy Tabrani yang sebelumnya menjabat Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah dipindahkan untuk memimpin BNN Provinsi Aceh. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi dalam menghadapi tantangan pemberantasan narkotika di wilayah rawan peredaran gelap.
Sementara itu, Jaksa Utama Muda Toton Rasyid yang sebelumnya menjabat Direktur Hukum pada Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama diangkat sebagai Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah.
Pelantikan para pejabat yang dimutasi dijadwalkan berlangsung di Kantor Pusat BNN, Jakarta Timur, pada Jumat pukul 10.00 WIB. Setelah pelantikan, seluruh pejabat baru akan langsung menjalankan tugas di masing-masing unit kerja.
Hingga Jumat siang, belum ada keterangan resmi dari BNN terkait pertimbangan strategis di balik rotasi tersebut. Namun, mutasi pejabat merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk memastikan efektivitas kinerja dan kesinambungan program pemberantasan narkotika di tingkat nasional dan daerah.
































