Kemendes PDT Perkuat Pengembangan UMKM Unggulan Jayawijaya

Kemendes
Kemendes PDT Perkuat Pengembangan UMKM Unggulan Jayawijaya.

Manyala.co – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Republik Indonesia terus mendorong pengembangan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) unggulan di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan potensi ekonomi lokal yang selama ini belum tergarap secara optimal.

Penguatan UMKM tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi produk lokal sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. Fokus pengembangan diarahkan pada peningkatan kualitas, pengolahan, serta pemasaran produk unggulan agar memiliki daya saing yang lebih luas.

Pelaksana Operasional Perkantoran Direktorat Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kemendes PDT, Irwanto, menyampaikan bahwa Jayawijaya memiliki potensi UMKM yang besar untuk menjadi penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, potensi tersebut membutuhkan dukungan berkelanjutan agar mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

Hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat Jayawijaya masih didominasi pada sektor hulu, khususnya budidaya komoditas pertanian dan perkebunan. Minimnya pengolahan lanjutan menyebabkan produk yang dihasilkan belum memiliki nilai tambah maksimal saat dipasarkan.

Kemendes PDT mendorong perubahan pendekatan dari sekadar produksi bahan mentah menuju pengolahan produk hilir. Langkah ini dinilai penting agar komoditas lokal dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan bagi pelaku UMKM.

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

Dorong Pengolahan Produk Hulu ke Hilir

Tantangan utama pengembangan UMKM di Jayawijaya terletak pada keterbatasan pengolahan hasil panen. Komoditas seperti keladi dan kopi umumnya dijual dalam bentuk mentah, sehingga rentan terhadap fluktuasi harga, terutama saat musim panen.

Irwanto menekankan perlunya inovasi dalam pengolahan produk. Ia mencontohkan, keladi tidak hanya dibudidayakan hingga panen, tetapi juga diolah menjadi produk turunan seperti keripik. Dengan pengolahan tersebut, nilai jual produk dapat meningkat dan memberikan tambahan pendapatan bagi petani.

Selama ini, Kemendes PDT secara rutin menyalurkan bantuan berupa benih dan pupuk untuk mendukung sektor pertanian di Jayawijaya. Namun, bantuan tersebut kini diimbangi dengan pendampingan agar hasil budidaya dapat dikembangkan menjadi produk UMKM bernilai ekonomi tinggi.

Fasilitasi Legalitas dan Program Tekad

Masalah legalitas menjadi kendala utama bagi UMKM kopi di Jayawijaya. Banyak produk kopi lokal belum memiliki izin edar resmi, seperti sertifikat Industri Rumah Tangga (IRT) maupun izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga membatasi akses ke pasar yang lebih luas.

Kemendes PDT berkomitmen membantu pelaku UMKM kopi dalam pengurusan perizinan tersebut. Pendampingan ini bertujuan agar produk lokal dapat dipasarkan secara legal, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan memperluas jangkauan distribusi.

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

Upaya pengembangan UMKM di Jayawijaya terintegrasi dalam Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad) yang telah berjalan sejak 2021. Pada tahap awal, program difokuskan pada pemetaan potensi produk dan kelompok masyarakat.

Memasuki periode 2023–2024, Program Tekad diarahkan pada penyediaan sarana dan prasarana pendukung UMKM, termasuk pengelolaan keladi dan kopi secara berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu membangun ekosistem UMKM yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kabupaten Jayawijaya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

02

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

03

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

04

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

05

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

06

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Aspirasi Buruh Ditunaikan

07

Krisis Air Bersih Enrekang, Pemkab Kerahkan OPD Salurkan Air ke Warga

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement