Purbaya Akui Pemulihan Ekonomi Indonesia Lebih Lambat dari Perkiraan

Purbaya
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI saat Media Briefing di Kementerian Keuangan. Pada Rabu (31/12/2025). (Dok. delangi.com).

Manyala.co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa pemulihan ekonomi domestik berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan sejak ia menjabat pada September 2025, meski ruang fiskal pemerintah dinilai masih memadai. Pernyataan ini disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1).

Sejak menjabat menggantikan Sri Mulyani Indrawati, Purbaya menilai ada kesenjangan antara ekspektasi dan realitas. “Kalau kita lihat Agustus–September, kondisi ekonomi turun ke level rendah sekali. Kita tahu kalau tidak dibalik, stabilitas sosial politik akan terganggu,” ujarnya saat ditemui di Menara IDN HQ, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).

Perlambatan ekonomi tidak hanya bersumber dari sektor perbankan, meskipun likuiditas cukup tersedia. Dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun telah ditempatkan di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara pada 12 September 2025, dengan rincian Rp 55 triliun masing-masing untuk Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, dan Bank Rakyat Indonesia; Rp 25 triliun di Bank Tabungan Negara; dan Rp 10 triliun di Bank Syariah Indonesia. Namun, aliran kredit ke sektor riil belum optimal.

Hambatan lain muncul dari penyesuaian antara kebijakan fiskal dan moneter. Pengetatan moneter pada kuartal IV 2025 membuat transmisi kebijakan ke sektor riil berjalan lambat. Koordinasi dengan Bank Indonesia terus dilakukan untuk mencapai keseimbangan peran kedua kebijakan agar pemulihan lebih efektif.

Menurut Purbaya, sinyal pemulihan paling awal terlihat di pasar keuangan. Pasar modal dan obligasi biasanya merespons lebih cepat dibanding sektor perbankan. “Hitungan saya, Rp 200 triliun itu menimbulkan pertumbuhan uang M0 sekitar 13 persen. Harusnya kredit di akhir tahun tumbuh double digit juga. Tapi karena mungkin ada miskomunikasi atau sinyal saya tidak diikuti, penyerapan baru mulai bertahap di minggu-minggu berikutnya,” ujarnya.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

Tekanan ekonomi sebelumnya juga diperburuk oleh situasi sosial, termasuk gelombang demonstrasi yang memuncak pada Agustus 2025 dan perlahan mereda menjelang akhir tahun. Kondisi ini memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat dan memberikan tantangan tambahan bagi implementasi kebijakan fiskal.

Menteri Keuangan menegaskan bahwa meski pemulihan lebih lambat dari ekspektasi awal, kondisi pasar keuangan bergerak ke arah lebih stabil. Langkah-langkah kebijakan fiskal dan moneter yang terkoordinasi diharapkan mampu meningkatkan penyaluran likuiditas ke sektor produktif dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di tahun 2026.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom