Harga Komoditas Strategis di Makassar Mulai Naik

Makassar
Aktivitas Jual Beli di Pasar Sambung Jawa, Kamis (1/1/2025).

Makassar, Manyala.co – Harga sejumlah komoditas pangan strategis di Makassar, Sulawesi Selatan, mulai mengalami kenaikan di pasar tradisional dan ritel modern, dipicu oleh faktor pasokan, musim hujan, dan peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Pantauan di sejumlah pasar tradisional menunjukkan kenaikan signifikan pada komoditas bawang dan telur ayam ras. Di Pasar Terong, harga bawang merah naik tajam dari Rp35.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, atau meningkat sekitar 43 persen dibandingkan harga sebelumnya.

“Harga bawang merah kini sudah menembus Rp50 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp35 ribu per kg,” kata pedagang Pasar Terong, Jumriah, Senin.

Kenaikan harga juga terjadi pada bawang putih. Pada awal Januari 2026, harga bawang putih masih berada di kisaran Rp30.000 per kilogram. Namun, saat ini harga telah naik menjadi Rp35.000 per kilogram, atau meningkat sekitar 17 persen dalam waktu kurang dari satu bulan.

Selain komoditas bumbu dapur, telur ayam ras turut mengalami lonjakan harga. Harga telur yang sebelumnya Rp45.000 per rak kini naik menjadi Rp55.000 per rak, atau meningkat sekitar 22 persen. Kenaikan ini dirasakan merata di sejumlah pasar tradisional.

Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Wali Kota Munafri: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH

Pedagang Pasar Pannampu, Muslimin, mengatakan kenaikan harga telur terjadi akibat berkurangnya pasokan dari sentra produksi. Penurunan pasokan tersebut berlangsung sejak musim hujan yang mulai intensif pada akhir 2025.

Menurut Muslimin, kondisi cuaca berdampak pada produktivitas peternakan ayam petelur serta distribusi dari daerah penghasil ke Makassar. Namun, hingga Senin siang belum ada keterangan resmi mengenai volume penurunan pasokan dari pihak distributor maupun pemerintah daerah.

Dinas Perdagangan Kota Makassar mencatat bahwa kenaikan harga sejumlah komoditas strategis kerap terjadi menjelang Hari Raya Keagamaan Nasional (HRKN). Faktor musiman tersebut diperkuat oleh kondisi cuaca hujan yang memengaruhi rantai pasok dan distribusi barang.

Berdasarkan hasil pemantauan dinas tersebut, kenaikan harga tidak hanya terjadi di pasar tradisional, tetapi juga merambat ke pasar swalayan dan minimarket. Harga di ritel modern menyesuaikan dengan pergerakan harga di pasar induk dan distribusi lapangan.

Sebagai contoh, harga minyak goreng kemasan yang sebelumnya dijual sekitar Rp18.500 per liter kini meningkat menjadi Rp21.000 per liter. Kenaikan tersebut setara dengan sekitar 13,5 persen dibandingkan harga normal sebelumnya.

Inkubator Arsitek Muda Dorong Alumni Arsitektur JTSP UNM Bangun Praktik Profesional Mandiri

Kondisi ini menambah tekanan pada daya beli masyarakat, terutama kelompok berpendapatan rendah yang mengalokasikan sebagian besar pengeluarannya untuk kebutuhan pangan. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai rencana operasi pasar atau intervensi harga dari pemerintah daerah.

Secara historis, fluktuasi harga pangan di Makassar sering terjadi pada periode awal tahun, khususnya saat curah hujan tinggi dan menjelang perayaan keagamaan. Pola ini juga sejalan dengan tren nasional, meskipun skala kenaikan dapat berbeda antarwilayah tergantung ketersediaan pasokan lokal.

Hingga Senin sore, belum ada konfirmasi resmi mengenai perkiraan durasi kenaikan harga maupun langkah stabilisasi lanjutan. Pemerintah daerah masih melakukan pemantauan harga harian di pasar tradisional dan ritel modern.

SEMARAK PEMBUKAAN PORSENI ANTAR GURU SD SE KECAMATAN TALLO,UNGGUL DALAM BAKAT MULIA DALAM PENGABDIAN

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement