Ekonom Peringatkan Risiko Gagal Bayar Utang Pemerintah

Ekonom
Ilustrasi Ekonom Peringatkan Risiko Gagal Bayar Utang Pemerintah

Manyala.co – Risiko gagal bayar kewajiban utang pemerintah Indonesia dinilai meningkat seiring memburuknya sejumlah indikator fiskal, meski rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) masih berada di bawah batas undang-undang.

Ekonom Bright Institute Awalil Rizky menilai pemerintah terlalu menitikberatkan narasi keamanan fiskal pada rasio utang terhadap PDB, sementara indikator lain menunjukkan tekanan yang semakin besar terhadap kesinambungan fiskal. Ia menyampaikan penilaian tersebut pada Jumat, menanggapi belum dibukanya data resmi posisi utang pemerintah per akhir 2025.

Pada konferensi pers realisasi sementara APBN 2025, 8 Januari 2026, Kementerian Keuangan menyatakan posisi utang pemerintah baru akan diumumkan pada Februari 2026 setelah rilis data resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Namun, pemerintah telah menggunakan proyeksi PDB saat menyampaikan defisit APBN 2025 sebesar Rp 695,1 triliun atau setara 2,92 persen terhadap PDB.

Berdasarkan proyeksi tersebut, PDB Indonesia pada 2025 diperkirakan mencapai sekitar Rp 23.805 triliun. Mengacu pada data tersebut, Bright Institute memperkirakan posisi utang pemerintah per 31 Desember 2025 berada di kisaran Rp 9.645 triliun.

Angka tersebut berasal dari posisi utang akhir 2024 sebesar Rp 8.813 triliun, ditambah pembiayaan utang neto Rp 736,3 triliun sepanjang 2025 serta dampak pelemahan nilai tukar. Dengan estimasi tersebut, rasio utang terhadap PDB diperkirakan mencapai sekitar 40,5 persen.

Kisah Cinta dan Dakwah di Atas Vespa: Pasutri Sigi Tempuh Jalur Lintas Pulau Demi Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah

Meski masih di bawah batas maksimum 60 persen sebagaimana diatur dalam undang-undang, Awalil menegaskan bahwa batas tersebut bukan ukuran keamanan fiskal. Ia mengingatkan bahwa sebelum krisis ekonomi 1998, rasio utang Indonesia juga relatif rendah, namun tekanan ekonomi tetap berujung pada lonjakan utang secara signifikan.

Tekanan fiskal dinilai lebih jelas terlihat pada rasio utang terhadap pendapatan negara. Bright Institute memperkirakan rasio tersebut mencapai hampir 350 persen pada akhir 2025, menjadi yang tertinggi kedua dalam dua dekade terakhir setelah periode pandemi.

Angka tersebut jauh melampaui praktik terbaik yang direkomendasikan lembaga internasional. Dana Moneter Internasional (IMF) merekomendasikan rasio utang terhadap pendapatan di kisaran 90 hingga 150 persen, sementara International Debt Relief (IDR) berada pada rentang 92 hingga 167 persen.

Tekanan juga muncul dari sisi kemampuan pembayaran utang. Pembayaran bunga utang pemerintah pada 2025 diperkirakan mencapai Rp 514 triliun, sementara pelunasan pokok utang diperkirakan sekitar Rp 800 triliun. Dengan kondisi tersebut, rasio pembayaran bunga terhadap pendapatan negara diperkirakan mencapai sekitar 18,6 persen, jauh di atas ambang batas aman menurut IMF dan IDR.

Secara keseluruhan, rasio beban utang pemerintah diperkirakan mendekati 48 persen, melampaui batas aman yang direkomendasikan IMF. Selain itu, defisit keseimbangan primer pada 2025 diperkirakan mencapai Rp 180,7 triliun, yang berarti pendapatan negara belum mampu menutup pembayaran bunga utang tanpa menarik utang baru.

Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Wali Kota Munafri: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH

Risiko pembiayaan kembali juga meningkat seiring pemendekan rata-rata jatuh tempo utang pemerintah. Pada semester I-2025, rata-rata jatuh tempo tercatat 7,8 tahun, lebih pendek dibandingkan satu dekade sebelumnya.

Awalil juga menyoroti perbedaan antara pembiayaan utang neto dan penarikan utang bruto. Dengan pembiayaan neto Rp 736,3 triliun dan pelunasan pokok sekitar Rp 800 triliun, utang baru yang ditarik pemerintah pada 2025 diperkirakan mencapai Rp 1.563 triliun.

Hingga Jumat sore, belum ada tanggapan resmi dari Kementerian Keuangan terkait perhitungan dan peringatan tersebut. Namun, Awalil memperingatkan bahwa risiko gagal bayar sebagian kewajiban utang, terutama bunga, pada 2026 tidak dapat diabaikan dan tekanan terhadap kesinambungan fiskal jangka menengah semakin nyata.

Inkubator Arsitek Muda Dorong Alumni Arsitektur JTSP UNM Bangun Praktik Profesional Mandiri

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement