Prabowo Setujui BNPB Akses Pinjaman Spanyol untuk Mitigasi Bencana

BNPB
Kepala BNPB Suharyanto saat rapat dengan Komisi VIII DPR, Selasa (3/2/2026).(Dok. Tangkapan layar kanal YouTube TVR Parlemen)

Manyala.co – Presiden Prabowo Subianto menyetujui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengakses pinjaman dari Pemerintah Spanyol guna memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana hidrometeorologi, menyusul keterbatasan anggaran pencegahan bencana nasional.

Persetujuan tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Pinjaman itu akan difokuskan pada penguatan mitigasi terhadap banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang kian sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

“Untuk 2026, kami laporkan bahwa kami juga baru disetujui oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mendapat pinjaman dari pemerintah Spanyol, dengan titik beratnya untuk meningkatkan kesiapan mitigasi bencana BNPB menghadapi bencana hidrometeorologi basah,” kata Suharyanto.

Menurut Suharyanto, keputusan Presiden tersebut dilatarbelakangi oleh keterbatasan anggaran BNPB, khususnya pada aspek pencegahan bencana. Ia menyebut anggaran pencegahan yang dikelola BNPB setiap tahun berada pada kisaran Rp 17 miliar hingga Rp 19 miliar, angka yang dinilai belum sebanding dengan kompleksitas dan luasnya risiko kebencanaan di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran tersebut memengaruhi kemampuan BNPB dalam memberikan informasi kebencanaan secara komprehensif kepada masyarakat. BNPB, kata dia, masih dapat menyampaikan peringatan dini berbasis data cuaca, tetapi belum selalu mampu memberikan rekomendasi lanjutan secara detail.

IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Turnamen Domino Road To HBH 2026, Diikuti Alumni dan Perwakilan PORDI Sulsel

“Contoh misalnya ini curah hujan di Kabupaten Bekasi curah hujannya di atas 200 mm, hanya itu saja,” ujar Suharyanto.

Meski demikian, ia menegaskan BNPB tetap menjalankan fungsi penanggulangan bencana tanpa mengeluh, termasuk dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Pinjaman luar negeri dinilai menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kapasitas pra-bencana, khususnya dalam pengadaan infrastruktur mitigasi dan sistem pendukung.

“Alhamdulillah dalam lima tahun terakhir ini ada beberapa yang sudah disetujui pinjaman luar negeri ini pun untuk meningkatkan kemampuan BNPB dalam pra bencana atau pencegahan,” kata Suharyanto, dikutip dari Antara.

Selain pinjaman luar negeri, BNPB juga mengelola Dana Siap Pakai (DSP) yang digunakan saat bencana terjadi maupun ketika status siaga darurat atau tanggap darurat ditetapkan. Suharyanto menyampaikan bahwa DSP tidak hanya dimanfaatkan untuk respons darurat, tetapi juga untuk membangun langkah-langkah pencegahan di daerah rawan bencana.

“Kadang-kadang bencana ini bukan sesuatu yang baru tetapi kejadian yang berulang… DSP ini kami memanfaatkan juga untuk membangun pencegahan sebagai persiapan menghadapi kemungkinan bencana di masa depan,” ujarnya.

Bupati Enrekang Yusuf Ritangnga Gelar Open House Idul Fitri 1447 H Bersama Masyarakat

Dalam upaya memperkuat sistem peringatan dini, BNPB juga bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan sistem peringatan dini gempa bumi dan tsunami di wilayah pesisir yang rawan aktivitas seismik.

Suharyanto mengungkapkan BNPB telah memperoleh pinjaman luar negeri senilai Rp 949,16 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membangun pusat pengendalian operasi di 34 provinsi serta 30 kabupaten dan kota, serta pemasangan sensor tinggi muka air di wilayah pesisir rawan tsunami.

“Di sepanjang pantai yang sering kali terjadi gempa bumi, tsunami, sudah ada sensor-sensor… dan daerah-daerah evakuasi sudah ada juga rambu-rambu,” kata Suharyanto. Hingga Selasa malam, belum ada rincian resmi terkait skema penarikan pinjaman terbaru dari Pemerintah Spanyol.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Libur Lebaran 2026: Cuti Bersama dan Potensi Libur Panjang Hingga Sepekan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom