Manyala.co – Partai Gerindra genap berusia 18 tahun pada Jumat, 6 Februari 2026. Momentum tersebut digunakan jajaran pimpinan partai untuk menegaskan bahwa perjalanan politik Gerindra belum selesai, meskipun telah mencapai sejumlah keberhasilan dalam kontestasi nasional dan pemerintahan.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menyebut usia 18 tahun sebagai fase kematangan partai dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Menurut dia, keterlibatan Gerindra dalam politik sejak awal didasarkan pada komitmen membela kelompok masyarakat yang lemah, miskin, dan tertindas.
“Seperti yang tercantum dalam jati diri kader partai, kita berjuang untuk membangun bangsa yang terhormat, adil, dan makmur,” ujar Sugiono dalam keterangan video yang diunggah melalui kanal YouTube GerindraTV, Jumat.
Sugiono, yang juga menjabat Menteri Luar Negeri, mengatakan Gerindra memiliki cita-cita membangun bangsa yang disegani oleh negara lain melalui keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat. Ia mengingatkan seluruh kader agar tetap berpegang pada tujuan tersebut dalam setiap aktivitas politik dan pemerintahan.
Ia menegaskan bahwa tantangan ke depan masih panjang dan menuntut konsistensi seluruh kader. “Yakinlah kita berada di jalan yang benar, yakinlah bahwa kita pasti menang,” kata Sugiono.
Pada peringatan HUT ke-18 ini, Gerindra mengusung tema Kompak, Bergerak, Berdampak. Sugiono menyebut tema tersebut sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan internal, mendorong kerja kolektif, serta menghadirkan hasil konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan bahwa keberhasilan politik yang diraih partai selama ini tidak diperoleh dengan mudah. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu menilai tantangan politik ke depan akan semakin berat, khususnya dalam mempertahankan kemenangan yang telah dicapai.
“Perjuangan kita ke depan tentu semakin berat untuk mempertahankan kemenangan,” kata Dasco melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Jumat.
Dasco menyebut usia 18 tahun sebagai momentum untuk menegaskan konsistensi perjuangan partai dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Ia menekankan bahwa kader memiliki tanggung jawab untuk mengawal dan menyukseskan program-program pemerintahan yang telah berjalan.
Gerindra didirikan pada 6 Februari 2008 dan dalam beberapa pemilu terakhir mencatat peningkatan perolehan suara serta posisi strategis dalam pemerintahan nasional. Partai ini kini dipimpin oleh Prabowo Subianto, yang juga menjabat Presiden Republik Indonesia.
Hingga Jumat sore, tidak ada pengumuman resmi terkait agenda politik atau strategi elektoral lanjutan yang disampaikan dalam rangkaian peringatan HUT ke-18 tersebut. Pimpinan partai menekankan bahwa fokus utama peringatan ini adalah konsolidasi internal dan penguatan arah perjuangan ke depan.
































