Makassar, Manyala.co โ Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memastikan harga bahan pokok di pasar tradisional Makassar relatif terkendali menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, setelah melakukan inspeksi langsung di Pasar Terong, Jumat.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman melakukan pemantauan harga pangan di Pasar Terong, Makassar, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Ia mengatakan hasil pantauan menunjukkan harga kebutuhan pokok relatif stabil meski terjadi kenaikan pada awal Ramadhan.
“Hari ini kita datang untuk memantau langsung harga pangan dan alhamdulillah, harga kebutuhan sembako relatif stabil. Ada yang naik di awal Ramadhan, tapi masih dalam batas terkontrol,” kata Andi Sudirman.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau harga sejumlah komoditas strategis, termasuk beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, cabai, bawang merah, dan bawang putih. Pemerintah daerah juga berdialog dengan pedagang guna memastikan ketersediaan stok serta memantau perkembangan harga di lapangan.
Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah daging sapi, dari Rp120.000 menjadi Rp130.000 per kilogram pada awal Ramadhan. Kenaikan Rp10.000 per kilogram tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan pasokan dilaporkan tetap aman.
Pemantauan turut dihadiri Kapolda Sulsel, Pangdam, Kajati, Kepala Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kapolres, Dandim, serta direksi Perumda Pasar. Kehadiran lintas instansi ini, menurut gubernur, merupakan bentuk sinergi untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
Menjelang periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), permintaan bahan pangan umumnya meningkat, terutama pada bulan Ramadhan. Lonjakan konsumsi kerap berdampak pada tekanan harga, sehingga pemerintah daerah melakukan inspeksi pasar dan koordinasi distribusi untuk mengendalikan inflasi.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan pasokan dan harga bahan pokok tetap terkendali selama Ramadhan. Pemerintah kota, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan distributor dan pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran rantai pasok.
“Melalui dinas terkait, Pemerintah Kota akan terus melakukan pemantauan rutin di berbagai pasar tradisional sebagai langkah preventif menjaga kestabilan harga bahan pokok,” ujarnya.
Pengendalian harga pangan menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam menjaga inflasi tetap stabil. TPID berperan melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk memastikan distribusi berjalan lancar dan mengantisipasi potensi gangguan pasokan.
Hingga Jumat sore, tidak ada laporan kelangkaan bahan pokok di Pasar Terong maupun pasar utama lainnya di Makassar. Namun, pemerintah daerah menyatakan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi fluktuasi harga selama Ramadhan dan menjelang HBKN.
Belum ada data resmi terbaru mengenai tingkat inflasi bulanan Sulawesi Selatan yang disampaikan dalam kunjungan tersebut.
































