Manyala.co — Pemerintah masih memproses Peraturan Pemerintah (PP) terkait pencairan tunjangan hari raya (THR) 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri, dengan pengumuman resmi akan disampaikan Presiden dalam waktu dekat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan aturan pencairan THR masih dalam tahap finalisasi. “Itu (aturan) sedang diproses, bentar lagi keluar. Tapi bukan kami yang mengumumkan, nanti Presiden yang mengumumkan,” ujarnya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (20/2/2026).
Ia menegaskan anggaran untuk THR telah disiapkan. Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR ASN, TNI, dan Polri pada 2026. “(Aturan) Kan sedang diproses. Nanti begitu Presiden pulang mungkin dia akan umumkan. Tapi dananya sudah siap,” kata Purbaya.
Saat ditanya apakah pencairan akan dimulai pekan ini, ia menjawab, “Terserah Presiden.” Sebelumnya, pada 18 Februari 2026, Purbaya menyatakan penyaluran THR direncanakan pada pekan pertama Ramadan. “(Pencairan THR) Minggu pertama puasa,” ujarnya saat itu.
Namun, hingga Senin siang, belum ada rincian tanggal pasti pencairan maupun besaran yang diterima masing-masing golongan. Pemerintah juga belum menerbitkan PP yang menjadi dasar hukum pencairan tersebut.
Alokasi Rp55 triliun untuk THR menjadi bagian dari proyeksi belanja pemerintah pada triwulan I 2026 yang mencapai Rp809 triliun. Selain THR, anggaran tersebut mencakup percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun, rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera Rp6 triliun, serta paket stimulus ekonomi Rp13 triliun.
THR bagi ASN, TNI, dan Polri merupakan kebijakan rutin tahunan menjelang Idul Fitri. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli aparatur negara sekaligus mendorong konsumsi domestik selama periode Ramadan dan Lebaran, yang secara historis menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi kuartal pertama dan kedua.
Pemerintah menyatakan belanja negara pada awal tahun dijalankan tepat waktu untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan. Purbaya sebelumnya menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat pada 2025 diperkirakan berlanjut pada 2026, meski tidak merinci angka proyeksi terbaru dalam konferensi pers tersebut.
Kepastian waktu pencairan THR menjadi perhatian jutaan ASN dan anggota TNI/Polri yang menunggu tambahan pendapatan menjelang Hari Raya. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah biasanya mencairkan THR sekitar satu hingga dua minggu sebelum Idul Fitri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait tanggal pengumuman maupun rincian teknis pencairan THR 2026.
































