Tempo Diteror Kepala Babi dan Bangkai Tikus, Prabowo Minta Maaf soal Komunikasi Pemerintah

Tempo Diteror Kepala Babi dan Bangkai Tikus, Prabowo Minta Maaf soal Komunikasi Pemerintah -  - Gambar 2133
Presiden Prabowo Subianto melakukan wawancara terbatas dengan 7 Pemimpin Redaksi media di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (7/4/2025). (Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

Manyala.co – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara mengenai aksi teror berupa pengiriman kepala babi dan bangkai tikus ke kantor redaksi Tempo. Dalam pernyataannya kepada pimpinan media di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025), Prabowo menyebut tindakan tersebut sebagai upaya adu domba.

“Saya kira yang lakukan itu ingin mengadu domba,” kata Prabowo, dikutip dari YouTube Harian Kompas. Ia menambahkan, aksi itu tampaknya dimaksudkan untuk menciptakan ketegangan di tengah masyarakat. “Ingin menciptakan suasana yang tidak baik. Menurut saya itu.”

Akui Kesalahan Komunikasi Pemerintah

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengkritik pernyataan Kepala Kantor Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi yang sebelumnya menanggapi santai teror kepala babi. “Bener itu ucapan yang menurut saya teledor, itu ya keliru. Ya, saya kira beliau menyesal,” ucap Prabowo.

Ia menjelaskan bahwa banyak pejabat baru di lingkarannya yang belum terbiasa dengan sorotan publik, sehingga respons mereka kurang tepat. “Banyak yang baru. Jadi, mungkin kurang waspada, kurang hati-hati dalam mengucap.” Prabowo juga mengakui bahwa kurangnya komunikasi yang baik di pemerintahan adalah tanggung jawabnya. “Bahwa komunikasi kurang baik, itu saya anggap saya yang bersalah. Karena fokus kita deliver, kerja, rakyat nunggu keputusan.”

Kronologi Teror: Kepala Babi dan Bangkai Tikus

Teror pertama terjadi pada Rabu, 19 Maret 2025, saat kantor Tempo menerima paket berisi kepala babi dengan telinga terpotong. Paket tersebut ditujukan kepada jurnalis Tempo, Francisca Christy atau Cica. Saat dibuka, tercium bau busuk dan ditemukan kepala babi yang dibungkus kardus, styrofoam, dan plastik.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

Beberapa hari kemudian, pada Sabtu pagi (22/3/2025), ditemukan lagi paket mencurigakan berisi enam bangkai tikus tanpa kepala, dikemas dalam kotak kado bermotif bunga. Berdasarkan pemeriksaan manajemen gedung, paket dilempar oleh orang tak dikenal dari luar pagar kantor sekitar pukul 02.11 WIB.

Laporan ke Polisi dan Proses Penyidikan

Tempo melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri pada Jumat, 21 Maret 2025, dengan laporan nomor STTL/153/III/2025/BARESKRIM. Koordinator Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Erick Tanjung menjelaskan bahwa laporan ini mengacu pada Pasal 18 ayat 1 UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Pasal 335 KUHP mengenai ancaman kekerasan.

“Pasalnya tadi yang dipakai pasal 18 ayat 1, pidana di pers yang menghambat kerja jurnalistik, ancaman pidananya 2 tahun penjara,” ujar Erick. Ia menambahkan, teror tersebut menimbulkan dampak psikologis pada para jurnalis, khususnya yang disebut dalam paket.

Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri telah mengumpulkan rekaman CCTV dari lokasi kejadian dan melakukan penelusuran terhadap satu terduga pelaku yang belum teridentifikasi. Pemeriksaan juga dilakukan di pos satpam dan sepanjang rute yang diduga dilalui pelaku.

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom