Prabowo Akui Komunikasi Pemerintahannya Kurang: “Itu Tanggung Jawab Saya”

Prabowo Akui Komunikasi Pemerintahannya Kurang: “Itu Tanggung Jawab Saya” -  - Gambar 2119
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutan sekaligus membuka acara sarasehan ekonomi, Selasa (8/4/2025). (Liputan6.com/ Nanda Perdana Putra)

Manyala.co – Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengakui bahwa gaya komunikasi pemerintahannya masih belum optimal. Ia menyebut, selama enam bulan masa kepemimpinannya sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, penyampaian informasi dari pemerintah kepada publik belum berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam acara Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025), Prabowo menekankan pentingnya keterbukaan dan komunikasi aktif dari pemerintah. Oleh karena itu, ia menginisiasi forum tersebut agar masyarakat mendapat penjelasan langsung mengenai situasi ekonomi global dan dampaknya terhadap Indonesia.

“Saya sadar, beberapa minggu lalu, bahwa komunikasi pemerintah yang saya pimpin agak kurang. Dan itu adalah tanggung jawab saya,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Presiden menilai, saatnya pemerintah lebih proaktif menyampaikan kondisi terkini, termasuk kebijakan terbaru dari negara mitra seperti Amerika Serikat, yang saat ini dipimpin kembali oleh Donald Trump, terkait tarif impor yang bisa berdampak pada perekonomian nasional.Buka Diri Terhadap Kritik, Lawan Propaganda dengan Fakta.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya terbuka terhadap kritik. Ia bahkan menyebut kritik sebagai masukan yang penting untuk perbaikan.

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

“Kita tidak antikritik, justru kritik itu membantu kita lebih waspada, lebih aware,” ungkapnya.

Namun, ia menyoroti adanya narasi negatif yang menurutnya tidak rasional dan terkesan sebagai bagian dari propaganda. Prabowo memberi contoh, jika suatu kebohongan diulang terus-menerus, maka lama-kelamaan akan dianggap sebagai kebenaran. Ia mengaitkan hal ini dengan teori propaganda klasik yang digunakan tokoh seperti Hitler dan Goebbels.

“Kalau kebohongan diulang ribuan kali, sebagian orang bisa percaya. Ini ilmu propaganda, bagian dari psychological warfare,” jelas Prabowo.

Ia menambahkan, satu-satunya cara untuk melawan hoaks dan disinformasi adalah dengan menyampaikan fakta yang berbasis ilmu, logika, dan data nyata.


Menanggapi Julukan “Indonesia Gelap”: Saya Lihat Indonesia Cerah

Prabowo juga menanggapi kritikan yang menyebut kondisi Indonesia saat ini “gelap”. Menurutnya, persepsi tersebut subjektif dan tidak sesuai dengan realitas yang ia rasakan sendiri.

Prabowo Lantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan

“Kalau ada yang bilang Indonesia gelap, ya itu hak mereka. Tapi saya bangun pagi, saya lihat Indonesia cerah,” kata Prabowo disambut tawa hadirin.

Ia mengklaim telah membuat sejumlah langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, salah satunya memangkas regulasi distribusi pupuk yang selama ini dianggap merugikan petani. Meski sempat memicu penolakan dari ribuan distributor, ia tetap melanjutkan kebijakan tersebut demi kepentingan 120 juta petani dan keluarganya.

“Saya siap dimusuhi oleh 29 ribu distributor, demi membela hak petani kita,” tegasnya.

Di akhir pidatonya, Prabowo menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan Indonesia. Ia berjanji akan memastikan kekayaan bangsa dikelola sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

“Kalau ada yang ingin terus melihat kegelapan, silakan saja. Tapi saya memilih untuk melihat terang. Saya bangga jadi Presiden Republik Indonesia,” tandasnya.

Menko Pangan Tinjau MBG Gowa Jelang Ramadan


Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Indonesia Melaju ke Final Voli Putra SEA Games 2025

Kolom